Shin Tae Yong, Pelatih Timnas Indonesia Berdarah Asia Setelah Choo Seng Quee
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong. [Foto: The-afc.com]

Shin Tae Yong, Pelatih Timnas Indonesia Berdarah Asia Setelah Choo Seng Quee

Sabtu, 28 Des 2019 | 21:10 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menjadi pelatih asing asal Asia kedua setelah Choo Seng Quee pada tahun 1950-an.Timnas Indonesia selama ini lebih sering dilatih pelatih lokal atau pelatih asing asal Eropa.

Kali terakhir Skuat Garuda ditangani pelatih asing Asia adalah pada 1950-an. Ketika itu Choo menjadi pelatih Timnas Indonesia yang berlaga di Asian Games pertama pada 1951.

Sosok asal Singapura itu mengarahkan pemain-pemain legendaris Indonesia seperti Maulwi Saelan dan Tan Liong Houw.

Kebersamaan pria yang akrab disapa Paman Choo itu bersama Timnas Indonesia berlangsung hingga 1953. Setelah menjadi pelatih Timnas Indonesia, Choo sempat menangani timnas Malaysia dan Singapura.

Setelah era kepelatihan Choo, PSSI mempercayakan Tim Merah Putih kepada pelatih lokal seperti EA Mangindaan, Djamiaat Dalhar, Harry Tjong, Sinyo Aliandoe, hingga nama-nama macam Danurwindo, Benny Dollo, dan Nil Maizar.

Selain juru latih lokal, PSSI kerap mendatangkan tenaga asing dari berbagai negara Eropa untuk melatih Timnas Indonesia.

Antun Pogacnik dari Yugoslavia adalah pelatih Eropa pertama yang dipekerjakan PSSI. Setelah itu ada Wiel Coerver dan Frans Van Balkom dari Belanda, Marek Janota asal Polandia, dan Bernd Fischer asal Jerman.

Salah satu nama yang masih kerap disebut dalam sejarah adalah Anatoli Polosin asal Uni Sovyet yang membawa Timnas Indonesia meraih emas SEA Games 1987 dan 1991.

Sementara Ivan Toplak, Romano Matte, Henk Wullems, Alfred Riedl, hingga Luis Milla dan Simon McMenemy gagal membawa Timnas Indonesia berjaya di berbagai kancah sepak bola antarbangsa. [cnn]

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...