Skip to main content

Siap-Siap, Semua Parkir Pinggir Jalan akan Dikenakan Tarif Progresif

Siap-Siap, Semua Parkir Pinggir Jalan akan Dikenakan Tarif Progresif
Siap-Siap, Semua Parkir Pinggir Jalan akan Dikenakan Tarif Progresif

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemerataan tarif parkir pinggir jalan di Ibu Kota. Seluruh pengendara yang parkir di tepi jalan itu akan dikenakan tarif progresif Rp 2 ribu per jam untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu per jam untuk mobil.

Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan, penerapan sistem parking on street akan memaksa kendaraan untuk tidak parkir terlalu lama. Sistem ini akan dilengkapi terminal parkir elektronik (TPE).

"Sebenarnya (parking on the street) bagian dari persiapan TPE. Kita mau terapkan terminal parkir elektronik di seluruh lokasi parkir. Nanti semua jalan akan pasang itu," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2015).

Kebijakan ini dilakukan untuk menertibkan sistem parkir yang masih berantakan. Suami Veronica Tan ini mengklaim, selain mampu membuat pengemudi parkir teratur, sistem tersebut dapat menambah pendapatan Pemprov DKI sebesar Rp1,8 triliun per tahun.

Berdasarakan Peraturan Gubernur Nomor 179 Tahun 2013 tentang Tarif Layanan Parkir, pemberlakuan tarif parkir bersifat flat (sekali parkir), Rp 5 ribu untuk mobil dan Rp 2 ribu untuk sepeda motor.

Faktanya, banyak juru parkir yang meminta tarif lebih tinggi dari harga resmi. Hanya lokasi parkir yang menerapkan TPE yang bersifar progresif (per jam).

Hingga saat ini, TPE baru diterapkan di sejumlah jalan, antara lain Jalan Agus Salim (Sabang), Jakarta Pusat, Jalan Falatehan, Jakarta Selatan, dan Jalan Boulevard Kepala Gading, Jakarta Utara. Penggunaan TPE akan diperluas ke tempat lain.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top