Siapa Sangka, 4 Selebriti ini Pernah Jadi Korban Kekerasan Saat Pacaran
Foto: The Sun

Siapa Sangka, 4 Selebriti ini Pernah Jadi Korban Kekerasan Saat Pacaran

Minggu, 29 Des 2019 | 17:16 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Saat menjalin sebuah hubungan, seseorang pasti menginginkan memiliki pasangan yang pengertian dan bisa menghargai mereka sebagai seorang manusia. Akan tetapi, terkadang terdapat pula hubungan yang tidak sehat dan dipenuhi dengan kekerasan (abusive relationship). Pengalaman pahit itu tidak hanya dialami oleh masyarakat biasa, bahkan beberapa selebriti pun diketahui pernah berada dalam hubungan yang toxic seperti itu.

Rihanna

image0

Rihanna pernah mengalami kekerasan saat ia menjalin kasih dengan mantan kekasihnya, Chris Brown. Pada tahun 2009 silam, Rihanna bahkan membuat laporan polisi, karena kekerasan yang dialaminya sudah semakin parah. Wajahnya pernah lebam dan memar, bibir pelantun 'Take a Bow' ini juga sempat pecah yang mengharuskan ia membatalkan beberapa konser turnya.

Lily Collins

image1

Siapa sangka aktris cantik ini pernah mendapatkan kekerasan saat berpacaran. Masa lalu yang kelam itu, baru diketahui setelah ia menerbitkan buku yang bertajuk 'Unfiltered: No Shame, No Regrets, Just Me'. Kekerasan yang dialaminya saat itu, bukan hanya fisik, tapi juga mental. "Aku diperlakukan tidak baik secara emosional oleh mantanku. Aku tidak pernah menceritakannya, bukan karena aku menyesal, tapi karena aku malu," ujar Lily. Namun melalui menulis, Lily akhirnya bisa menyembuhkan rasa sakit hati yang dialaminya.

Halle Berry

image2

Kekerasan yang dialami oleh Halle Berry pada tahun 2004 silam, membuatnya harus kehilangan pendengaran pada telinga sebelah kanannya. Meskipun begitu, hingga saat ini ia tetap tidak mau memberitahukan ke publik siapa mantan kekasih yang telah membuat kondisinya seperti itu.

Amy Schumer

image3

Sama seperti Lily, aktris dan komedian Amy Schumer juga menceritakan kekerasan yang dialaminya saat berpacaran, melalui sebuah buku yang berjudul 'The Girl with the Lower Back Tattoo'. Dalam buku itu, Amy bercerita kalau ia mengira mantan kekasihnya adalah orang yang tepat untuknya. Hingga akhirnya, ia mengalami penyiksaan baik fisik maupun psikis. Kejadian paling parah yang pernah dialaminya yakni, saat dia diorong ke kap mobil sehingga kepalanya terbentur keras. Amy kemudian memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang sangat tidak sehat tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...