Siapa Sebenarnya Salman Abedi? Si Pelaku Ledakan di Inggris
Foto: Sky News

Siapa Sebenarnya Salman Abedi? Si Pelaku Ledakan di Inggris

Rabu, 24 Mei 2017 | 09:14 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Polisi telah menunjuk Salman Abedi yang berusia 22 tahun sebagai orang yang diduga melakukan serangan teror paling mematikan di Inggris selama 12 tahun. Akibatnya, 22 orang tewas dan 59 lainnya cedera setelah sebuah bom meledak di luar Manchester Arena pada Senin malam. Ledakan terjadi saat konser Ariana Grande, penonton konser berhamburan keluar, termasuk anak-anak dan remaja.

Abedi diyakini telah meninggal dalam ledakan kuat tersebut, namun dia belum diidentifikasi secara resmi oleh petugas pemeriksa mayat, kata polisi Manchester.

Berbicara di sebuah konferensi pers Selasa siang, Kepala Polisi Ian Hopkins mengatakan bahwa pasukan tersebut sedang berusaha untuk menentukan apakah ada orang lain yang terlibat.

"Prioritas tetap menentukan apakah dia bertindak sendiri atau sebagai bagian dari jaringan," kata Hopkins.

Salman tampak seperti anak yang kesepian, kata seorang Libya Inggris yang telah mengenal Salman dan saudaranya, Ismael, karena Salman adalah anak-anak. Salman, sebagian besar menahan dirinya untuk dirinya sendiri sebagai seorang anak, kata Akram Ben Ramadan.

Enzim Libya belum pernah melihat Salman bertahun-tahun, tapi mulai menyadari ketika dia melihatnya baru-baru ini, Salman berpakaian "secara Islam," dalam jubah panjang, dan menumbuhkan janggut.

Seiring penyelidikan berlanjut, inilah lagi yang bisa diketahui tentang dia:

• Salman Abedi lahir dan besar di Inggris, kata Perdana Menteri Theresa May.

• Dia keturunan Libya, sumber-sumber di komunitas Libya di Manchester mengatakan kepada CNN .

• Ayahnya kembali ke Libya pada saat revolusi tahun 2011, sementara ibunya tinggal di Inggris untuk merawat anak-anak. Dia kembali ke Libya dalam beberapa bulan terakhir, kata Ben Ramadan.

• Salman Abedi memiliki dua saudara laki-laki dan satu saudara perempuan.

• Abedi adalah seorang mahasiswa di University of Salford dan belajar bisnis dan manajemen pada tahun ajaran 2015-2016. Menurut sekolah tersebut, Abedi terdaftar untuk tahun kedua (2016-2017) namun belum pernah kuliah.

• Dia tidak tinggal di kampus dan tidak aktif dalam kehidupan sekolah.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...