Siapkan Dana Rp700 Triliun, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Tembus 7 Persen

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 6 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Siapkan Dana Rp700 Triliun, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Tembus 7 Persen
Presiden Joko Widodo

Winnetnews.com -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sistem yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berpern untuk mencapai pokok pembangunan secara akuntabel, efektif, dan efisien.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Jokowi mnilai perliu ada perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan program yang baik.

“Mengikuti prosedur itu penting, ya, penting. Tetapi jauh lebih penting adalah tercapainya target-target yang telah ditetapkan. Sekali lagi, juga ini harus secara akuntabel, efektif, dan efisien,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawas Intern Pemerintah (PIP) Tahun 2021, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (28/5).

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan rakyat akan menunggul hasil dari program yang dijalankan pemerintah. Namun. di saat yang bersamaan juga menunggu manfaat dari setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintha.

Oleh karenanya, diperlukan adanya pengawasan untuk menjaga tidak ada dana yang disalahgunakan.

Jokowi menegaskan tidak menoleransi penyelewengan penggunaan anggaran, terlebih tengah upaya pemerintah untuk  mempercepat penanganan dan bangkit dari pandemi COVID-19 yang melanda saat ini.

“Berkali-kali saya sampaikan, saya tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap adanya penyelewengan anggaran. Apalagi di saat kita seperti sekarang ini, semuanya harus dihemat dalam rangka menghadapi pandemi, di saat kita semuanya sedang bekerja keras untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi,” tegasnya.

Menurutnya, tahun 2021 merupakan momentum untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN).  Untuk mensukseskan program tersebut, maka pemerintah menurutnya telah menyiapkan dana PEN yang mencapai Rp700 triliun.

"Dana tersebut harus segera direalisasikan untuk mendorong pertumbuhan dan bangkitnya ekonomi nasional," imbuhnya.

“Kuartal pertama ekonomi kita tumbuh masih minus 0,74. Target kita di kuartal kedua melompat menjadi kurang lebih 7 persen. Bukan sesuatu yang mudah, bukan sesuatu yang gampang, oleh sebab itu, orkestrasinya ini harus betul-betul terkelola dengan baik,” tandas Jokowi.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...