Skip to main content

Siapkan Rp 650 M, Perusahaan Sawit Bakrie Revitalisasi Pabrik Oleokimia

Siapkan Rp 650 M, Perusahaan Sawit Bakrie Revitalisasi Pabrik Oleokimia
Siapkan Rp 650 M, Perusahaan Sawit Bakrie Revitalisasi Pabrik Oleokimia

Jakarta -PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menyiapkan dana sebesar US$ 50 juta (Rp 650 miliar) untuk merevitalisasi pabrik oleokimia milik perseroan di Kuala Tanjung, Sumatera Utara.

Direktur UNSP Andi W. Setianto mengatakan, tahun ini perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut fokus untuk menggenjot produktivitas melalui revitalisasi pabrik tersebut.

"Perseroan terus mengupayakan untuk bisa revitalisasi produktivitas pabrik oleokimia. Untuk itu, kita berkomunikasi aktif dengan pihak kreditur dan pendana untuk ini. Kita berharap bisa mulai perkembangannya di akhir tahun 2015," ujarnya saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Andi menyebut, dana sebesar US$ 50 juta untuk revitalisasi pabrik oleokimia didapat dari internal kas perseroan dan pinjaman perbankan.

"Dari kita sendiri maupun pendanaan lain, yang pasti kita mau menjalankan pabrik. Total US$ 50 juta untuk revitalisasi dan refinary," sebut dia.

Andi mengatakan, meskipun belum akan berkontribusi di tahun ini, diharapkan revitalisasi pabrik ini akan berkontribusi terhadap perseroan di tahun-tahun mendatang.

"Kuartal satu memang kita belum bagus, produksi lebih rendah. Tapi optimis tahun ini bisa laba. Pabrik belum bisa berkontribusi tahun ini, tapi berproses, paling cepat 2018 sudah bisa menghasilkan, kalau sudah bisa, penjualan bisa dapat Rp 3 triliun," jelas dia.

Andi menyebutkan, saat ini perseroan memiliki dua lokasi pabrik oleokimia di Sumatera Utara dengan lokasi terbesar di kawasan berikat Kuala Tanjung seluas 74 hektar yang menghadap perairan Selat Malaka, dan 7 hektar di Tanjung Morawa, yang keseluruhannya memproduksi sekitar 130 ribu ton fatty alcohol dan 105 ribu ton fatty acid dan glycerin per tahun.

Selain itu, perusahaan sawit Grup Bakrie ini juga memiliki aset pabrik palm oil refinery dengan kapasitas produksi sekitar 360 ribu ton RBD palm olein, 100 ribu ton RBD palm stearin, dan 25 ribu ton palm fatty acid distillate per tahun.

"Ke depan revitalisasi pabrik oleokimia bisa berkontribusi besar terhadap pendapatan Perseroan," tandasnya. (detik.com)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top