Simpatisan ISIS yang Tewas Rencananya Akan Serang Pusat Kota

Simpatisan ISIS yang Tewas Rencananya Akan Serang Pusat Kota

Jumat, 12 Agt 2016 | 06:47 | Rusmanto
WinNetNews.com - Seorang pria Kanada yang telah menyatakan bergabung dengan ISIS melalui sebuah video ditembak mati saat berada di dalam taksi. Pria yang diketahui bernama Aaron Driver (24) ditembak setelah menyiapkan alat peledak.

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (12/8/2016), Royal Canadian Mounted Police (RCMP) dalam konferensi persnya menyatakan bahwa Aaron Driver ditembak mati pada hari Rabu setelah otoritas kanada mendapatkan informasi dari Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat yang mengintersep video Driver.

Wakil Komisaris RCMP, Mike Cabana mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari FBI pada Rabu pagi. "Video martir yang telah disiapkan seseorang yang belum kami ketahui, tapi jelas diketahui dia menyiapkan penyerangan di tahap akhir menggunakan bom buatan," katanya.

Polisi dan tim ahli kontra terorisme dengan cepat mengidentifikasi bahwa pria dalam video adalah Driver. Sementara itu, sistem transit di Toronto disiagakan untuk 'ancaman teroris kredibel' dan keamanan ditingkatkan di sepanjang jaringan kereta bawah tanah, jalur bus dan jalan mobil yang digunakan oleh 1,8 juta orang per hari.

RCMP mengatakan bahwa mereka mencegat Driver di Strathroy, Ontario, sekitar 220 km barat daya Toronto sekitar pukul 4.30 sore di hari Rabu (10/8). Driver dicegat di luar rumah di mana dia tinggal bersama kakaknya.

Dia baru saja masuk ke kursi belakang taksi. Pihak berwenang menjelaskan, ketika polisi mendekat, Driver meledakkan bahan peledak di kursi belakang taksi, menyebabkan sopir menderita luka ringan. Setelahnya, polisi menembak mati Driver.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...