Sinar Mas Land Siapkan BSD City Sebagai Pionir Integrated Smart Digital City di Indonesia

Sinar Mas Land Siapkan BSD City Sebagai Pionir Integrated Smart Digital City di Indonesia

Rabu, 20 Apr 2016 | 08:45 | contributor-one
WinNetNews.com - Sinar Mas Land, salah satu pengembang properti terbesar dan terpercaya di Asia Tenggara berencana akan mengembangkan BSD City sebagai pionir kota pintar berbasis digital yang terintegrasi (integrated smart digital city) di indonesia.

Perubahan pola kehidupan penghuni BSD City seiring perkembangan teknologi menjadi alasan utama Sinar Mas Land untuk melakukan inovasi lewat implementasi pelayanan ICT (Information Communications Technology) di wilayah tersebut.

Irvan Yasni, Chief Technology Officer Sinar Mas Land, mengatakan, perencanaan pengembangan BSD City yang dilakukan Sinar Mas Land tidak hanya sebatas dalam membangun utilitas dan infrastruktur publik, atau menyediakan broadband internet ke seluruh rumah warga BSD City sehingga dapat mengakses internet.

" Kami juga akan menyusun dan menempatkan jaringan terintegrasi yang membantu perencanaan kota dan kehidupan masyarakat dalam mengakses fasilitas, kesehatan, transportasi, makanan, hiburan hingga bangunan,"kata Irvan melalui pesan elektronik kepada media di Jakarta, Selasa (19/04)

Menurut Irvan, untuk mewujudkan BSD City sebagai integrated smart digital city membutuhkan persiapan khusus. Dia memaparkan, sejak tahun 2014 dan 2015, dimulai dari area BSD Timur dengan pemasangan fiber optic, dan kini telah telah selesai. Tahun 2016 ini kita menyiapkan infrastruktur di area BSD Barat dan sekitar bulan juni diharapkan semua telah rampung, sehingga seluruh areal BSD City telah terkoneksi jaringan fiber optic.

Untuk menjadi integrated smart digital city, beberapa hal yang akan dilakukan antara lain, pertama penyediaan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat BSD City.

Aplikasi tersebut berupa e-wallet, community platform, loyalty programs, dan business performance management solutions. Sinar Mas Land berupaya agar semua masyarakat yang menghuni wilayah BSD City memiliki sarana dan prasarana berkualitas, mendapatkan kualitas kehidupan terbaik serta kemudahan dalam berbagai macam hal, salah satunya dalam konteks kali ini yaitu dalam hal bertransaksi dengan aplikasi mobile yang terintegrasi tersebut.

"Keberadaan aplikasi mobile yang terintegrasi diharapkan dapat memberikan kemudahan informasi dan kemudahan dalam segala bentuk transaksi bagi para penghuni BSD City, mulai dari pembayaran sewa bagi para tenant, hingga melakukan pemesanan tempat di berbagai restoran, reservasi liburan, memesan tiket konser dan bioskop, membeli tiket pesawat atau kereta,"kata Irvan.

Hal kedua adalah, berupaya untuk mewujudkan area yang ditujukan untuk perusahaan Digital mulai dari start up company hingga technology leaders. Area tersebut, kata Irvan, nantinya akan mirip seperti Silicon Valley di Amerika Serikat dan lengkap dengan beragam infrastruktur, fasilitas dan prasarana terbaik untuk menunjang proses operasi setiap perusahaan didalamnya.

" Kami akan mewujudkan area ini seperti Silicon Valley di BSD City bila kota mandiri seluas 6.000 hektar ini telah berhasil dikembangkan menjadi integrated smart digital city dengan beragam keunggulan teknologi,"ujarnya.

Selain itu dari sisi geografi kawasan ini memiliki lokasi yang berdekatan dengan Jakarta dan bandara internasional Soekarno Hatta, kemudahan akses wilayah ditunjang 2 jalur tol utama serta stasiun kereta api.

Tak hanya itu, BSD City memiliki kelengkapan infrastruktur, kombinasi perkantoran, retail dan kawasan residensial yang dikembangkan dengan memperhatikan aspek ramah lingkungan dan pelestarian alam.

“Apabila membicarakan Smart City, maka cakupannya adalah seluruh area BSD City. Namun untuk area Silicon Valley, kami baru mencoba mengarah kesana dan konsep kita tidak seperti di Amerika Serikat, karena sifatnya bisa jadi lebih terpusat atau terdistribusi. Plan Allocation pasti di area business district kita yang tersambung dari CBD 1 di timur, hingga ke arah Barat,” tutup Irvan Yasni. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...