Singapura, Tempat Bertemunya Komunitas Seni Dan Seniman Mancanegara

Singapura, Tempat Bertemunya Komunitas Seni Dan Seniman Mancanegara

Jumat, 22 Jan 2016 | 12:00 | kontributor

WinNetNews.com - Menjadi kota yang bersahabat terhadap seniman, pencinta seni, pemilik galeri dan tempat digelarnya berbagai acara dan kegiatan seni tingkat dunia yang dikemas secara profesional, Singapura semakin memantapkan diri sebagai pasar seni dunia yang sangat memikat di kawasan Asia.

Sebagai pusat bisnis dan keuangan global, Singapura terus bersolek, mempercantik diri, terutama melalui seni. Namun, tidak ada seni tanpa hadirnya komunitas seniman, baik lokal maupun mancanegara. Kehadiran komunitas inilah yang merupakan jantung berdenyutnya pasar seni di Singapura.

Untuk menghidupkan komunitas seniman, Singapura mengundang seniman mancanegara, termasuk dari Asia, Afrika, dan bahkan Eropa, untuk tinggal selama setahun di negara itu melalui kegiatan tahunan 'Residencies Programme'. Dikelola secara profesional oleh The NTU Center for Contemporary Art Singapore, program ini mempertemukan seniman mancanegara dengan seniman lokal, menjadi ajang pertukaran gagasan sekaligus sarana mempertemukan seniman dengan publik melalui sejumlah pameran dan diskusi.

Berkenalan dan berdiskusi langsung dengan seniman merupakan kesempatan berharga bagi pencinta karya seni, kolektor maupun pemilik galeri. Pertemuan semacam itu memberi mereka kisah dan inspirasi di balik karya seni para seniman. Tidak heran bahwa semua pemilik galeri seni di Singapura mampu menjelaskan pernak-pernik dari setiap karya seni yang mereka pajang. Tidak heran pula bila semakin banyak pencinta seni yang senang berburu karya seni di Singapura, baik di galeri-galeri, maupun di pameran-pameran.

 

Pembangunan ekosistem berkembangnya seni di Singapura juga ditopang oleh berbagai kegiatan penting di sepanjang tahun. Di bulan Januari ini saja Singapura sudah siap menggelar pekan seni Singapore Art Week dari 16-24 Januari 2016. Pekan seni tahunan ini memanjakan seniman, pencinta seni, dan kolektor dengan berbagai acara seni yang dikemas secara profesional.

Hadirnya para seniman dan karya mereka baik di ruang terbuka maupun di galeri-galeri yang bertaburan di Singapura, seperti di Gillman Barracks, pada kegiatan tahunan ini membuat Singapore Art Week masuk dalam kalendar penting pencinta seni dari berbagai negara.

Singapore Art Week 2016 bakal diramaikan dengan beberapa kegiatan seperti Art Stage 2016 dari 21-24 Januari yang bertujuan membentuk visi baru untuk seni kontemporer di kawasan Asia Tenggara, serta memfasilitasi pertukaran konsep seni dan berbagai ide segar lainnya. Art Stage 2016 akan menggelar Forum Asia Tenggara (Southeast Asia Forum) untuk menekankan pentingnya seni kontemporer serta peran seniman kontemporer Asia Tenggara dalam cetak biru masyarakat modern.

Kegiatan lain yang juga memberi penekanan pada Asia adalah Prudential Eye Awards. Dalam acara ini, sejumlah seniman kontemporer baru dan terbaik dari Asia, termasuk para kritikus seni kontemporer Asia, serta sejumlah galeri dan institusi akan menerima penghargaan bergengsi. Satu kegiatan pemberian penghargaan lain yang menarik untuk dicermati adalah Asia Pacific Breweries Foundation Signature Art Prize untuk karya seni kontemporer yang paling menonjol dalam tiga tahun terakhir di kawasan Asia Pasifik.

Sistem transportasi Singapura yang baik memungkinkan para pemburu karya seni untuk berpindah-pindah dengan nyaman dari satu galeri ke galeri lainnya. Lokasi negara ini sebagai pusat transit penerbangan global mempermudah pengiriman karya seni ke rumah-rumah dan galeri-galeri di segala penjuru dunia. Ditambah dengan sistem perbankan dan keuangan kelas dunia, para pencinta seni dapat bertransaksi dengan mudah di berbagai acara lelang yand diadakan berbagai galeri.

Salah satu kelebihan Singapura sebagai pusat pasar seni adalah berdirinya Singapore FreePort, yang menyediakan tempat penyimpanan benda seni seluas 30.000 km persegi. Di dalamnya ada rak-rak untuk menyimpan dan memfasilitasi pengangkutan kargo yang rumit dan eksklusif. Beberapa perusahaan yang menawarkan tempat penyimpanan dan jasa logistik di FreePort adalah Christie's Fine Art Storage Services, Fine Art Logistics Natural Le Coultre, dan Helutrans Group.

Mempertemukan semua pihak yang menjadikan seni sebagai bagian penting kehidupan mereka inilah yang memberi Singapura daya pikat yang sulit diabaikan. Dan Singapura sungguh serius dalam menjadikan dirinya sebagai pasar seni kelas dunia. Bila seni merupakan bagian penting kehidupan Anda, karpet merah telah digelar bagi Anda di Singapura.

(Dilansir dari situs Detik)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...