Singgung Kondisi Pangan di Indonesia, Politisi PKS: Kita Di Bawah Zimbabwe dan Etiopia
Tangkapan layar Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) drh Slamet

Singgung Kondisi Pangan di Indonesia, Politisi PKS: Kita Di Bawah Zimbabwe dan Etiopia

Rabu, 24 Mar 2021 | 13:50 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) drh Slamet mendesak pemerintah untuk segera membatalkan rencana ipor beras satu juta ton. 

Menurutnya, kebijakan itu akan semakin melemahkan petani dalam negeri dan akan semakin memperburuk situasi pangan di Indonesia.

“Mengapa pemerintah ini terus memaksakan impor? Padahal berdasarkan data-data yang ada, stok beras kita memadai,” kata Slamet dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-15 pada Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2020–2021, Selasa (23/3).

Slamet kemudian membandingkan kondisi pangan Indonesia dengan sejumlah negara di Afria.

Ia mengutarakan data bersumber dari  Food Sustainability Index tahun 2020 yang menunjukkan Indonesia berada di peringkat 60 dari 67 negara yang diukur. Masih tertinggal dari Etiopia yang berada di posisi 27 dan Zimbabwe di urutan 31.

“Negara kita yang katanya agraris ini justru kalah oleh negara-negara di Afrika yang notabene sering kita anggap tidak memiliki sumber daya alam semelimpah Indonesia,” kata Slamet.

“Kebijakan impor justru akan memperparah kondisi pangan Indonesia dan melemahkan perlindungan terhadap pertani lokal,” pungkas Slamet.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...