Sinyal Geliat Industri Manufaktur

Rani
Rani

Sinyal Geliat Industri Manufaktur

Jakarta, wingamers - Sinyal akan kembali menggeliatnya industri manufaktur di Indonesia tertangkap dari data impor bahan baku barang modal pada bulan Agustus 2015. Data terakhir menyebutkan bahwa impor bahan baku pada Agustus 2015 tercatat sebesar 9,146 miliar dollar AS pada bulan sebelumnya. Impor barang modal tercatat sebesar 2,04 miliar dollar AS, meningkat dari 1,66 miliar dollar AS. Impor bahan baku berkontribusi sangat besar terhadap impor Indonesia Agustus 2015, yakni 74,55 %.

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan impor akumulatif Januari-Agustus 2014, impor bahan baku dan barang modal tahun ini turun sebagai konfirmasi pelambatan pertumbuhan ekonomi. Pada Januari- Agustus 2014, impor bahan baku sebesar 91 miliar dollar dollar AS, sementara tahun ini hanya 72,75 miliar dolar AS. Adapun impor barang dan modal turun dari 19,49 miliar dollar AS menjadi 16,3 miliar dollar AS.

Walaupun impor bahan baku dan barang modal meningkat, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2015 masih mencatatkan surplus sebesar 433,8 juta dollar AS. Neraca perdagangan akumulatif dari Januari 2015 surplus 6,22 miliar dollar AS. Surplus neraca perdagangan masih tetap disebabkan oleh penurunan impor yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor.

Pemerintah diharapkan tetap berkomitmen meningkatkan daya beli masyarakat, agar industri manufaktur bisa bergerak lebih cepat lagi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menekan inflansi dan mempercepat belanja pemerintah. Meskipun optimistis, kalangan pengusaha mengingatkan pemerintah mengenai resiko perekonomian yang timbul karena berbagai persoalan dari pasar global dan domestik.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});