(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sixth Sense, Jangan Menilai Kami Tanpa Mengetahui Apa yang Kami Lihat!

Oky
Oky

Sixth Sense, Jangan Menilai Kami Tanpa Mengetahui Apa yang Kami Lihat! Sumber Foto : healinglifestyles.com

Winnetnews.com - Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang di dapatkan oleh sang maha pencipta dari mulai pintar memasak, memiliki suara yang bagus serta kelebihan lainnya dan salah satu kelebihan atau kemampuan khusus yang tuhan berikan terhadap beberapa orang yang terpilih yaitu Sixth Sense. Semua orang mungkin sudah sering mendengar dan mengetahui tentang “Sixth Sense” atau yang lebih awam disebut Indra keenam sering dikaitkan dengan hal-hal mistis diantaranya dapat melihat “Hantu” ataupun melihat masa depan dan meramal.

Lantas sebenarnya apa itu Sixth Sense ?

Indera keenam berperan sebagai indera untuk menangkap informasi tentang dunia sekitar yang tidak bisa diperoleh dengan indera biasa. Dalam bahasa inggris, indera keenam dikenal dengan istilah sixth sense. Adapun dalam istilah teknis para psikologi, indera keenam dikenal dengan istilah extra sensory perception atau disingkat ESP. Extra sensory perception (ESP) adalah kemampuan perseptual yang tidak melibatkan kelima indera manusia (penglihatan, penciuman, peraba, pendengaran, dan perasa) (Heaney, 2008).

Yang ingin dibahas kali ini adalah tindakan diskriminasi atau penilaian buruk terhadap orang yang mempunyai kemampuan khusus Sixth Sense oleh lingkungan disekitarnya yang tidak memiliki kemampuan tersebut serta dampak bagi orang yang didiskriminasi tersebut.

  1. Dijauhi Karena Dianggap Aneh

    Sering terlihat seperti mempunyai dunia sendiri dan tertutup, orang-orang yang mempunyai sixth sense dianggap aneh oleh lingkungan sekitarnya karena tingkah laku mereka yang walaupun di tempat umum sering berlaku aneh seperti berteriak sendiri, selalu merasa ketakutan dan juga berbicara sendiri.
  2. Dianggap Gila

    Karena seringnya terlihat berbicara sendiri dan sering bertingkah aneh, tidak jarang mereka dianggap gila dengan kelakuan mereka tersebut. Karena orang lain tidak dapat mengetahui apa yang sebenarnya sedang mereka lakukan. Dan juga sebagian dari mereka akhirnya dibawa ke psikolog oleh keluarga mereka karena dianggap ada yang salah dengan diri dan kejiwaan mereka
  3. Sering Dikira Berbohong

    Walaupun mereka mengatakan apa yang sebenarnya dapat mereka lihat dan rasakan, mereka sering dianggap berbohong dan mengarang cerita karena bagi sebagian orang makhluk tersebut memang ada akan tetapi tidak mungkin dapat muncul di siang hari dan tempat-tempat tertentu, serta mengapa orang lain tidak dapat merasakan dan melihatnya

Dampak Bagi Mereka Yang Di Diskriminasi

  1. Stres

    Dikarenakan mereka selalu mendapatkan tindakan maupun ucapan yang menyakiti fisik dan hati tentang diri mereka maupun kemampuan khususnya dan mereka memikirkan segala penilaian buruk orang lain terhadap diri mereka dan kemampuan mereka sehingga membuat mereka mengalami stres yang berkepanjangan
  2. Mereka akan semakin menutup diri dari lingkungan keluarga maupun sosialnya

    Efek dari diskriminasi tersebut ialah dengan mereka semakin menutup diri dan menjauhkan diri mereka dari lingkungan sosialnya karena mereka merasa mereka tidak dihargai dan diinginkan dilingkungan sosialnya karena mereka mendapatkan tindak diskriminasi di lingkungannya.
  3. Penurunan tingkat kepercayaan diri

    Selain menjauh dan menutup diri dari lingkungan sosialnya mereka yang mendapatkan diskriminasi akan mengalami penurunan tingkat kepercayaan diri sehingga mereka tidak memiliki keberanian untuk tampil didepan umum karena merasa dirinya tidak diinginkan kehadirannya
  4. Menimbulkan keinginan ingin membalas dendam

    Setelah mendapatkan segala tindakan yang tidak menyenangkan dari mulai diskriminasi, dikucilkan, diejek, dan dinilai buruk oleh lingkungan sekitar akhirnya timbul rasa ingin membalas dendam kepada orang-orang yang telah melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadapnya.
  5. Keinginan untuk mengakhiri hidup

    Dikarenakan tingkat stress yang terlalu berelebihan akhirnya mereka yang mendapatkan tindakan diskriminasi mengalami depresi  dan semakin memperparah kondisi mereka, mereka menyalahkan diri sendiri dan sudah tidak memikirkan apapun lagi sehingga terjadila fase dimana mereka ingin mengakhiri hidup mereka karena merasa tidak ada guna lagi hidup di dunia ini karena tidak ada yang ingin mendengarkan dan mempercayai apa yang mereka lihat dan apa yang mereka rasakan.

Bagi yang menyukai hal-hal yang berbau mistis maupun menyukai film dan kisah-kisah horror, pasti tidak asing dengan nama risa saraswati.

Sumber Foto : https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20170407115919-234-205706/kisah-upaya-bunuh-diri-risa-saraswati-dan-persahabatan-gaib


Risa saraswati merupakan salah satu yang memiliki kemampuan sixth sense ini. Risa merupakan salah satu yang mendapatkan diskriminasi dan penilaian buruk tentang dirinya akibat bakat kemampuan khusus yang dia miliki ini, dilansir di CNN Indonesia risa berkata “Saya pernah ada di fase denial dengan kemampuan ini, ada fase coba bunuh diri tiga kali, sampai dikucilkan orang," .

Bahkan risa pernah dibawa ke psikiater karena ia kerap berbicara sendiri dan bermain sendiri , risa juga menambahkan "Mereka memanggil seseorang dengan kemampuan yang sama untuk membuktikan apa yang saya lihat. Orang rumah pun ada yang anggap saya ini drama, sampai akhirnya mereka percaya," kata Risa.

Disaat Risa merasa dunia tidak ada yang percaya kepadanya hanya lima sahabat tak kasat matannya lah yang kemudian membangkitkan semangat wanita tersebut.

Lalu bagaimana memberi pembelajaran bagi orang-orang yang melakukan diskriminasi terhadap orang yang memiliki kemampuan khusus tersebut ?

  • Dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini
  • Menanamkan nilai-nilai moral sejak dini
  • Ajak berbicara pelaku diskriminasi dan ketahui penyebab mengapa ia melakukan tindakan diskriminasi tersebut
  • Berikan contoh perilaku baik verbal maupun lisan yang baik dan bijak
  • Ajak mereka menilai yang mana tindakan baik dan mana tindakan buruk dan apa yang pantas diucapkan dengan apa yang tidak pantas diucapkan yang dapat menyinggung dan menyakiti fisik serta hati orang lain

 

 

Ditulis oleh R.A Siti Melfira

Mahasiswi London School of Public Relations

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});