(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Skenario Pengamanan Keuangan Negara

Rusmanto
Rusmanto

Skenario Pengamanan Keuangan Negara
WinNetNews.com - Salah satu skenario pemerintah menjaga arus kas atau cashflow tetap aman sampai dengan akhir tahun, adalah menahan pencairan suntikan modal atau Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN. Ada beberapa BUMN yang akan dilihat kembali akan kebutuhannya terkait suntikan modal.

Diketahui cashflow anggaran negara, saat ini menjadi persoalan ketika realisasi penerimaan pajak masih sangat rendah. Sementara belanja negara mengalami peningkatan signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan sumber pembiayaan juga terbatas.

"PMN akan dikaji oleh Pak Menteri Keuangan," kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/11/2015)

Sampai 10 Oktober 2015, realisasi PMN baru mencapai Rp 12 triliun untuk empat BUMN. BUMN ini adalah PT Hutama Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Antam Tbk, dan BPJS Kesehatan. Rencananya bulan ini ada pencairan PMN untuk dua BUMN.

Askolani menambahkan, kebutuhan BUMN yang dimaksud tentunya disesuaikan dengan programnya. Seperti BUMN dengan proyek infrastruktur tentunya akan diprioritaskan untuk pencairan PMN.

"Mudah-mudahan dicairkan," imbuhnya.

Dengan demikian, cashflow akan mampu dijaga sampai dengan akhir tahun. Askolani tidak dapat menyampaikan posisi cashflow saat ini, karena bergerak sangat fluktuatif.

"Aman. Kalau angkanya saya tidak bisa sebut, karena bergerak sangat fluktuatif dan itu polanya terjadi tiap bulan dan minggu, semua itu sangat tergantung kinerja penerimaan,dan belanja," papar Askolani.

disadur dari detik

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});