Snack Bikini: Kreatif Boleh, Tapi Harus Sesuai Norma

Snack Bikini: Kreatif Boleh, Tapi Harus Sesuai Norma

Sabtu, 6 Agt 2016 | 19:07 | Ahmad Mashudin

 WinNetNews.com - Produk unik dan keratif mudah menjadi populer di Indonesia. Termasuk snack Bikini (bihun kekinian) 'remas aku' yang belakangan menarik perhatian masyarakat.

Produk makanan ringan ini dikemas seolah menggambarkan tubuh wanita sedang memakai bikini. Di bagian perutnya ada dua tangan yang memeluk serta bertuliskan 'remas aku'.

TW (19) adalah produsen tunggal snack Bikini. Produk ini dibuat di rumahnya di Depok, Jawa Barat. Sayangnya, bisnis camilan ini belum memiliki izin edar dan menyalahi banyak aturan lainnya.

Kepala BBPOM Bandung Abdul Rahim sangat menyayangkan. Bisnis yang baik tidak didasari dengan pemahaman aturan dan norma di Indonesia.

Berkaca dari kasus 'Snack Bikini', Abdul berharap masyarakat yang hendak berdagang agar mengurus izin sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga: YLKI Minta Makanan Bermerek Tak Sopan ini Ditarik

"Ini padahal produknya bukan produk berisiko tinggi. Cukup izin PIRT saja bisa. Karena industri rumah tangga," ujar Abdul di Kantor BBPOM Bandung, Jalan Pasteur, Sabtu (6/8/2016).

Selain itu, Ia juga mengimbau kepada kaum muda yang ingin berbisnis dalam industri kreatif agar memperhatikan norma-norma yang ada di Indonesia.

"Kreatif boleh, tapi harus sesuai norma-norma. Kalau kemasannya seperti ini tidak akan kami loloskan izinnnya," pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...