Soal Kompol Yuni yang Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri: Tidak Ada Toleransi!
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok. Humas Polri)

Soal Kompol Yuni yang Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri: Tidak Ada Toleransi!

Jumat, 19 Feb 2021 | 15:45 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada jajarannya yang melakukan pelanggaran. Pernyataan tersebut dilontarkannya merespons Kompol Yuni Puurwanti Kusuma Dei yang dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Astanaanyar karena terlibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

"Kalau terkait anggota yang melakukan pelanggaran saya kira jelas kita tidak pernah ada toleransi, kita tindak tegas," kata Listyo Sigit di sela-sela kunjungan di Kalurahan Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (19/2).

Mantan Kabareskrim itu menyebut Kompol Yuni bisa dikenakan dua sanksi, salah satunya pidana.

"Aturannya ada, aturannya di internal dari propam juga ada, pidana juga ada," sebutnya.

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri menyatakan Kompol Yuni telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Astanaanyar karena diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba..

"Kepada yang bersangkutan tentunya, kemarin sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai Kapolsek selanjutnya bersama-sama dengan anggota lain yang terlibat kita terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan," kata Dofiri kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

"Kalau memang hal itu benar dan bukti menunjukkan bahwa memang ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, tentunya kita akan melakukan tindakan tegas," lanjutnya.

Dofiri mengatakan, sanski yang dapat dijatuhkan pada anggota yang terlibat kasus narkoba antara lain pemecatan hingga  hingga proses pidana.

"Jadi dua pilihannya tadi, dipecat atau dipidanakan. Jadi sangat jelas sekali tindakan kita terhadap anggota yang melakukan pelanggaran tadi. Bisa juga dua-duanya tergantung kesalahannya nanti ya, kita lihat," tuturnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...