Soal Pengganti Dirut PD Dharma Jaya, Begini Kata Sandiaga

Soal Pengganti Dirut PD Dharma Jaya, Begini Kata SandiagaSumber : Istimewa

Winnetnews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan tidak ada seorang pun yang tak layak menggantikan jabatan Marina Ratna Dwi Kusumajati sebagai Direktur PD Dharma Jaya. Pasalnya, Sandi sapaan akrab Sandiaga menilai, semua orang berhak mengemban jabatan tersebut sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

"Ya saya pengalaman sekali kerjasama dengan begitu banyak dirut ceo, kita lihat bahwa nobody irreplaceable," kata Sandiaga di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (17/3).

Politikus Partai Gerindra ini menerangkan, beberapa waktu lalu Marina datang menemui dirinya dan mengisahkan permasalahan yang membuat Direktur PD Dharma Jaya mengundurkan diri.

Namun, setelah mendengar alasan Marina mengundurkan diri karena persoalan administrasi, dia pun mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.

"Beliau waktu itu datang ke saya dua minggu lalu, kalau masalahnya birokrasi DKI, itu saya bantu. Dan ternyata masalahnya itu adalah administrasi dan komunikasi. Jadi saya bilang bukan fundamental dipersulit seperti apa," ungkapnya.

Lanjut ditambahkan suami dari Nur Asia ini, dia berharap, pengunduran diri Marina tidak membuahkan persoalan pengelolaan pangan mendekati bulan suci ramadhan.

Sementara terkait pengganti Marina, dia mengatakan, biasanya seorang direktur telah menyiapkan sendiri siapa yang wajib menggantikan dirinya.

"Jadi ya nanti kita lihat tentunya harapan kita pengelolaan pangan khususnya ramadan bisa dijaga dengan baik. Bu Marina pasti dia sendiri yang menyiapkan penggantinya,"pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati berencana mengundurkan diri dari jabatannya lantaran kecewa dengan proses pencairan dana public service obligation (PSO) yang terlampau lama.

Tak hanya itu, dirinya juga mengeluhkan kerja sama antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak berjalan dengan baik. Hal ini dirasa berbeda dengan saat pemerintahan gubernur sebelumnya.

"Kerja sama dengan SKPD tuh beda seperti Gubernur yang lama," ujar Marina saat dihubungi, Kamis (15/3).