Sofyan Berhasil Melarikan Diri Sebelum Dieksekusi Abu Sayyaf

Sofyan Berhasil Melarikan Diri Sebelum Dieksekusi Abu Sayyaf

Kamis, 18 Agt 2016 | 08:04 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com -  Nelayan Indonesia bernama Mohammad T. Sofyan berhasil kabur lolos dari kelompok bersenjata Abu Sayyaf di provinsi Sulu Rabu pagi. Ia nekat menceburkan diri ke laut dan berenang setelah mengetahui Abu Sayyaf akan memenggal kepala dia, kata seorang juru bicara militer.

Warga desa Bual di Luuk, Pulau Jolo, melihat Sofyan mengambang di pantai setelah ia melarikan diri di tengah kegelapan, kata Mayor. Filemon Tan Jr, juru bicara militer Komando Mindanao Barat.

Abu Sayyaf menangkap Sofyan, 28, dan enam anggota awak lainnya dari TB tugboat Indonesia Charles 001 ketika melewati perairan pulau Filipina selatan pada 23 Juni.

"Kami diberitahu ia berhasil melarikan diri dengan berjalan dan berenang ke laut," kata Tan, seperti dikutip dari  inquirer.

Ia menambahkan bahwa Sofyan mengatakan bandit hendak mengeksekusi ketika dia melarikan diri.

Sofyan dibawa ke Rumah Sakit Provinsi Sulu Terpadu untuk mengecek kondisinya.

Dr Raden Ikbala yang memeriksa kondisi Sofyan mengatakan bahwa Sofyan dalam kondisi sehat dan trauma..

"Dia OK, sehat, tapi muncul trauma."

Sofyan kini berada di kantor polisi provinsi di Jolo untuk dokumentasi, pembekalan dan repatriasi.

Sofyan mengatakan bahwa ia dan sandera lain lolos ketika penculik tertidur di 01:00 pada hari Rabu.

Tan mengatakan, pasukannya kini tengah berusaha untuk menemukan WNI lainnya.

"Kami tidak memiliki informasi tentang para tawanan lainnya, namun pasukan di daerah diperintahkan untuk menggunakan segala cara untuk mencari dan menyelamatkan mereka," katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...