Solusi PM Najib Soal Penculikan oleh Kelompok Abu Sayyaf

Rusmanto
Selasa, 02 Agustus 2016 06:36 WIB
Oleh Rusmanto pada Selasa, 02 Agustus 2016 06:36 WIB
Image Solusi PM Najib Soal Penculikan oleh Kelompok Abu Sayyaf

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan beberapa hal saat bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, salah satunya soal maraknya penculikan di perairan Sulu oleh Kelompok Abu Sayyaf. Jokowi ingin perjanjian trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Filipina bisa segera dilakukan.

Merespon permintaan Presiden Jokowi, PM Najib mengaku sudah menyiapkan skema patroli bersama yang bisa dilakukan di perairan Sulu. Dia yakin, bila ketiga negara mengerahkan pasukan untuk patroli dan dengan beberapa strategi lain, akan menekan angka penculikan di perairan Sulu.

PM Najib menyebut, salah satu strategi untuk menekan angka penculikan di perairan Sulu adalah dengan 'Eye in The Sky'. Najib tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksudnya 'Eye in The Sky', namun bila mengacu pada beberapa kisah di dunia militer, 'Eye in The Sky' sering dianalogikan sebagai drone yang terus bersiaga mengawasi sebuah wilayah.

Seperti diketahui, dalam 3 bulan terakhir marak terjadi penculikan di perairan Sulu oleh Kelompok Abu Sayyaf. Sayangnya, WNI menjadi sasaran utama para penculik dan akhirnya meminta uang tebusan dengan nilai fantastis.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Jokowi Ajak JK Jenguk SBY di RSPAD

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.