Sopir Angkutan Mogok Masal

Sopir Angkutan Mogok Masal

Senin, 14 Mar 2016 | 06:26 | Rusmanto
WinNetNews.com - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah meminta warga Jakarta pengguna angkutan umum tidak khawatir dengan rencana mogok massal para sopir. Dishub sudah menyiapkan bus sekolah untuk mengangkut para calon penumpang.

"Kami antisipasi dengan mengerahkan bus sekolah sebanyak 135 unit. Jadi setelah mereka mengantarkan pelajar ke sekolah, bus tersebut kami tempatkan di terminal," ujar Kadishub dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah saat dikonfirmasi detikcom, Senin (14/3/2016).

Selain bus sekolah, Dishub DKI juga memberikan pengamanan bagi sopir angkutan yang memilih tetap beroperasi. Dishub sudah berkoordinasi dengan Polri dan TNI termasuk mengerahkan Satpol PP untuk menjaga terminal-terminal.

"Disiapkan 200 personel dari Polri, TNI juga Satpol PP. Karena banyak pengusaha-pengusaha Metromini, Kopaja dan angkuta kota yang menyatakan tidak ikut demo hari ini," sambungnya.

Terkait tuntutan para sopir soal penghapusan aplikasi transportasi online, Andri menegaskan pihaknya tetap menertibkan angkutan yang tidak berizin.

"Namun untuk memblock aplikasi bukan kewenangna kami, itu ada di Kominfo," sebutnya.

Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan sebelumnya mengatakan ada sekitar 2 ribu sopir yang akan berdemo. Tiga lokasi demo yakni Balai Kota, depan Istana dan kantor Kemenkominfo.

Shafruhan mengatakan aspirasi ribuan sopir ini karena keberadaan Taxi Uber atau Grab Car yang dinilai transportasi ilegal. Keberadaan transportasi dengan aplikasi online ini membuat pendapatan para sopir angkutan menurun.

Selain protes transportasi aplikasi online, para supir menuntut revisi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang batas usia kendaraan.

disadur dari situs detik news

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...