(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sosiolog: Lembaga Negara Harus Bisa Memaknai Informasi Masyarakat

Zaenal Arifin
Zaenal Arifin

Sosiolog: Lembaga Negara Harus Bisa Memaknai Informasi Masyarakat
 Jakarta, Winnetnews.com -  Sosiolog Universitas Indonesia Robertus Robet mengatakan, pemerintah khususnya lembaga negara, seharusnya bisa memaknai bahwa di dalam demokrasi, kelompok masyarakat seperti Kontras yang bergerak di bidang HAM dapat mengeluarkan informasi apapun kepada publik seperti mafia narkoba.

Apalagi, tutur Robertus, sebelum mengeluarkan tulisan yang berisi wawancara dengan terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman itu, Kontras sudah memberitahukannya ke Presiden Joko Widodo melalui Juru Bicara Johan Budi. Namun pemberitahuan tersebut tidak mendapat tanggapan yang berarti.

"Mari kita dudukkan lembaga-lembaga itu di tempatnya masing-masing. Kontras yang bergiat di bidang HAM dalam pekerjaannya memberikan yang terbaik untuk masyarakat dilindungi undang-undang," ujar Robertus di Jakarta, Minggu (7/8/2016).

Robertus Robet menambahkan, yang diperlukan bangsa saat ini adalah membangun rasa saling percaya antarlembaga dalam usaha memberantas narkoba.

"Saling percaya ('mutual trust') itu penting untuk kemaslahatan orang banyak," tutur Robertus.

Pernyataan Robertus Robert ini, terkait dengan laporan yang dilayangkan oleh tiga institusi negara yakni, BNN, TNI dan Polri ke Bareskrim, atas keberatan tiga institusi itu terhadap tulisan Koordinator Kontras Haris Azhar yang merupakan hasil wawancara dengan terpidana mati Freddi Budiman.

Adapun Haris Azhar sendiri saat ini berstatus terlapor di Bareskrim Polri, dengan sangkaan melanggar Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});