Start Paling Buncit Besok, Rio Tetap Pede

Start Paling Buncit Besok, Rio Tetap Pede

Sabtu, 19 Mar 2016 | 21:05 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Pembalap Indonesia Rio Haryanto tidak kehilangan kepercayaan diri, walaupun harus memulai pertandingan dari posisi paling buncit di balapan perdana F1 di GP Australia, Minggu (20/3) besok. Pembalap kedua Tim Manor itu optimistis bisa melalui debut perdananya di F1 dengan indah.

“Besok adalah balapan F1 pertama saya dan saya sudah tidak sabar. Saya yakin kami akan memiliki hari yang lebih baik,” kata Rio.

Banyak pelajaran yang bisa diambil Rio selama babak kualifikasi yang menerapkan sistem baru. Mantan pembalap GP2 itu langsung terliminasi dari sesi kualifikasi Q1. Namun catatan waktunya lebih cepat dari rekan setimnya, Pascal Wehrlein.

“Saya merasa sangat aneh dengan kualifikasi yang singkat. Hari ini kami hanya memiliki waktu untuk satu lap. Itu bukanlah lap terburuk, tapi juga tidak sempurna. Saya bisa lebih cepat dan itulah yang sedang kami kerjakan,” ujar Rio.

Aturan dalam Formula 1 menyatakan bahwa dari 22 pembalap yang ikut kualifikasi, 7 pebalap dengan catatan waktu paling lambat akan tereliminasi di Q1. Sementara sisa 15 pebalap lainnya akan mengikuti Q2.

Sesi Q1 berlangsung selama 15 menit. Eliminasi pertama dilakukan pada menit ketujuh dan setelahnya, satu pembalap tereliminasi setiap 90 detik.

Rio menorehkan catatan waktu 1:29,627 detik dan berada di posisi ke-21. Ia unggul atas rekan setimnya, Wehrlein, yang menorehkan catatan waktu 1:29.642 dan berada di posisi ke-22.

Namun meski lebih baik, dia harus start di posisi paling buncit atau di belakang Pascal. Ini lantaran hukuman yang diterimanya karena menabrak Romain Grosjean.

“Saya sudah menyelesaikan kualifikasi pertama. Saya belajar banyak dan tugas saya adalah terus memperbaiki disetiap area,” tambah Rio.

Dilansir dari laman Beritasatu.com

singindo.com


MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...