(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Startup Akan Didukung Kadin

Muhammad Takdir
Muhammad Takdir

Startup Akan Didukung Kadin
WinNetNews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) akan terus mendukung kehadiran startup teknologi di Indonesia. Seperti Go-Jek, misalnya, karena telah terbukti menghadirkan solusi sekaligus mendatangkan investasi besar.

Proklamator Bung Hatta pernah memperkenalkan istilah ekonomi kerakyatan yang sering disalahartikan sebagai ekonominya rakyat kecil. Dengan kata lain ketika mulai tumbuh besar sudah tidak lagi menjadi bagian dari ekonomi kerakyatan.

Penegertian tersebut kurang tepat karena inti dari ekonomi kerakyatan adalah perekonomian yang membuka sebesar-besarnya kesempatan untuk sebanyak-banyaknya rakyat ikut bersama-sama berpartisipasi dengan azas kekeluargaan.

 

Sehingga manfaaat yang dihasilkan juga untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat, seberapa pun besarnya usaha tersebut telah bertumbuh. Demikian pendapat yang dikemukakan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani dalam keterangannya, Senin (21/12/2015).

"Adik-adik pendiri dan pengelola startup teknologi bukan lagi sekedar pelaku ekonomi. Mereka sudah melahirkan solusi, yang berbasis teknologi untuk mempercepat reindustrialisasi perekonomian kita. Jelas sekali Kadin berkepentingan untuk mendukung mereka," tegas Rosan.

Rosan menambahkan mereka adalah bukti bahwa rakyat kita mampu berinovasi tingkat tinggi. Tak cuma itu, para startup ini dalam beberapa tahun terakhir bisa membawa investasi puluhan triliun rupiah dari luar negeri.

 

Jumlah startup teknologi di Indonesia diperkirakan olehnya telah mencapai lebih dari 300 perusahaan dari yang tadinya cuma berjumlah puluhan pada lima tahun yang lalu, 2010.

Mereka juga telah membuktikan diri mampu menciptakan lebih dari 500 ribu lapangan kerja, menarik puluhan triliun modal di tahun 2015 ini saja, dan melayani lebih dari 30 juta konsumen.

"Yang saya kagum dari para startup teknologi kita adalah mereka begitu mandiri dan percaya diri. Berani berkompetisi, berkolaborasi apa lagi. Mereka tidak minta diproteksi dari kompetisi. Mereka hanya ingin dimengerti," kata Ketua Badan Startup Teknologi Kadin, Patrick Walujo -- yang juga salah satu investor dari Go-Jek.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});