Status Inggris Kritis Setelah Bom Kereta London

Gunawan Wibisono
Sabtu, 16 September 2017 08:43 WIB
Oleh Gunawan Wibisono pada Sabtu, 16 September 2017 08:43 WIB
Image Status Inggris Kritis Setelah Bom Kereta London
Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Saat ini Inggris menaikkan status keamanan negaranya terkait keamanan terhadap teror. Hal ini disebabkan oleh ledakan bom di kereta London kemarin (15/9/2017) sore. Semula telah menyebabkan status 'parah', kini dinaikkan menjadi 'kritis'. 

Sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (16/9/2017), ini adalah level maksimal dalam tingkatan status keamanan di Inggris. Perdana Menteri Theresa May mengatakan ini bakal menjamin keamanan warganya.

"Ini adalah sebuah langkah yang proporsional dan masuk akal yang akan menyediakan kepastian dan perlindungan saat investigasi berjalan," kata May dalam tayangan televisi.

Teror bom ini melukai 29 orang. Status kritis di Inggris bermakna serangan lanjutan diperkirakan bakal terjadi. May memberi tahu warganya bahwa akan personel militer dan polisi bersenjata bakal terlihat di mana-mana. Tentara bakal menggantikan polisi di titik-titik tertentu.

"Dalam tugas perlindungan pada titik tertentu yang tidak bisa diakses publik," kata May soal penjagaan militer yang menggantikan penjagaan kepolisian.

"Warga akan melihat lebih banyak polisi bersenjata di jaringan transportasi dan di jalanan, menyediakan perlindungan ekstra," kata dia.

ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap ledakan di Kereta London. Status kritis seperti ini pernah juga terjadi usai pemboman Manchester yang juga diklaim ISIS sebagai aksinya.

Cara Move On dari Mantan Pacar
Johan Budi SP Masuk Daftar Caleg dari PDIP

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.