Status Level Corona Naik Jadi Oranye, Warga Singapura Berbondong ke Supermarket
Foto: The Thaiger

Status Level Corona Naik Jadi Oranye, Warga Singapura Berbondong ke Supermarket

Sabtu, 8 Feb 2020 | 09:23 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Pemerintah Singapura baru saja menaikkan status level wabah virus corona dari level kuning ke oranye, setelah terdapat 33 kasus warganya yang positif terinfeksi virus ini.

Dilansir dari Channel News Asia (CAN), status wabah corona ini dinaikan pada Jumat (7/02) kemarin. Hingga akhir Maret, sekolah-sekolah yang ada di Negeri Singa ini akan diliburkan. Semua sekolah dan guru juga akan terus menerapkan langkah-langkah yang sudah diumumkan seperti majelis berbasis kelas.

“Saya mengerti bahwa orang Singapura cemas, khawatir dan ada banyak hal yang belum kita ketahui tentang virus ini,” kata Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong.

“Informasi baru muncul setiap hari, kami berharap ini mungkin membutuhkan waktu untuk diselesaikan, mungkin berbulan-bulan, hidup tidak bisa berhenti, tetapi kami harus mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan dan melanjutkan hidup. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi dan menjaga keamanan warga Singapura,” tuturnya.

Sistem waspada wabah penyakit (DORSCON) di Singapura terdiri dari empat jenis kategori, yakni hijau, kuning, oranye dan merah. Masing-masing status menunjukkan apa yang perlu dilakukan untuk pencegahan dan mengurangi dampak infeksi.

DORSCON oranye diartikan kalau penyakit ini dianggap parah dan menyebar dengan mudah dari orang ke orang, tetapi belum menyebar luas.

“Ini bukan pertama kalinya kami benar-benar mengubah tingkat DORSCON kami dan mencapai DORSCON Orange,” kata Direktur layanan medis di Kementerian Kesehatan Singapura, Kenneth Mark.

Kenneth mengatakan status yang sama juga pernah dilakukan ketika wabah virus H1N1. Dia mengatakan, Singapura menyadari virus corona memiliki penyebaran virus yang serupa dengan H1N1 sehingga perlu dilakukan kewaspadaan yang tinggi.

image0

Kenaikan level ini membuat warga Singapura berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan pokok. Mereka memborong untuk persedian di rumah karena tak mau keluar dari rumah dan takut tertular virus corona.

Dikutip dari The Straits Time, beberapa foto kondisi warga Singapura pun tersebar luas di media sosial. Dalam foto tersebut terlihat mereka membuat antrean yang panjang di supermarket. Kepanikan ini membuat Pemerintah Singapura mengimbau warganya untuk tetap tenang. Imbauan tersebut disampaikan oleh Menteri Perdagangan Singapura, Chan Chun Sing melalui akun Facebooknya, pada Jumat (7/02).

“Saya paham warga sangat perhatian terhadap pemberitahuan dari pemerintah terkait penaikan status corona ke level oranye,” tulis Chan Chung Sing.

“Ini adalah scenario yang kami siapkan dan kami akan melakukan langkah-langkah tambahan untuk meminimalkan resiko penularan lebih lanjut,” tambahnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...