(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Stop Melakukan Kekerasan Pada Anjing

Oky
Oky

Stop Melakukan Kekerasan Pada Anjing Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Anjing yang bisa dibilang sahabat manusia atau dekat dengan majikannya yang menyayangi dan merawat mereka dengan baik terkadang masih kerap diperlakukan tidak semestinya oleh manusia. Mereka yang tidak punya hati menyiksa sesama makhluk hidup dengan cara tidak wajar dan tidak semestinya. Padahal mereka tidak pernah mengusik hidup kita ataupun menyerang kita. Tindak kekerasan juga terjadi terhadap hewan , yang dilakukan oleh majikannya. Bentuk kekerasan terhadap hewan yang sering dilakukan oleh majikannya dapat berupa tindakan menyakiti seperti memukul, melempar, tidak memberi makan sehingga hewan kelaparan, membiarkan hewan diluar tanpa menyediakan tempat berteduh dari hujan dan panas, dan mengurung dan mengikat hewan tersebut sehingga anjing tidak bisa menjadi normal selayaknya anjing yang lain yang penuh dengan kebebasan.

Berdasarkan narasumber yang saya dapatkan, bernama Redho RNG. Beliau tidak terikat dengan komunitas manapun tetapi, Beliau turut berkontribusi terhadap semua gerakan kekerasan kepada anjing dengan cara menegur orang dengan tidak menyakiti dan tidak memukul anjing dan memberi makan kepada anjing liar yang ada dijalan dan mengadopsi mereka dengan kemampuan kita sendiri. Beliau berkata “ Menurut saya, menyayangi binatang tidak harus masuk kedalam komunitas dan harus dilihat orang lain, dan terkadang komunitas juga ada yang belum efektif dalam kerjanya, karena kasih sayang harus timbul dari dalam diri sendiri dulu, itu yang lebih orisinil dalam mengasihi sesame makhluk hidup.”

Beliau juga memberitahu, upaya yang paling efektif untuk menanggulangi kekerasan pada anjing yaitu, para pecinta binatang, individu perorangan maupun komunitas pecinta binatang harus menekan pemerintah untuk menindak tegaskan para pelaku dan melaksanakan ancaman hukuman  yang berdasarkan undang-undang tentang kekerasan terhadap anjing maupun hewan lain. Berikut undang-undang serta ancaman hukuman yang bisa dikategorikan termasuk dalam perlindungan terhadap anjing atau hewan lainnya :

  1. Praktik kekerasan di Masyarakat :

    Termasuk pemukulan, penusukan, pencekikan, dan pembuangan hewan.
    KUHP pasal 302; 406; 335; 170; 540. Hukuman maksimal 12 tahun penjara.
    Undang-undang Peternakan dan Kesehatan Hewan no. 18 tahun 2009, pasal 66 dan 67.

  2. Pengandangan dan Perantaian :

    Termasuk kendang yang tidak layak, kekurangan air atau makanan, salah urus, dan penyiksaan.
    KUHP pasal 302; 406; 540; 335. Hukuman maksimal 2 tahun penjara.
    Undang-undang Peternakan dan Kesehatan hewan no. 18 tahub 2009. Pasal 66 dan 67/

  3. Pembunuhan atau Peracunan anjing : termasuk tindakan yang dilakukan atas permintaan masyarakat atau pemerintah.

    KUHP pasal 302; 406; 335; 170. Hukuman maksimal 12 tahun penjara.
    Undang-undang Peternakan dan Kesehatan hewan no. 18 tahun 2009, pasal 66.

  4. Pencurian anjing : Termasuk motif keuntungaan finansial atau tebusan.

    KUHP pasal 362; 363; 406; 480; 481; 335; 364. Hukuman maksimal 15 tahun penjara.

  5. Pertarungan Anjing Terorganisir

    KUHP pasal 362; 363; 406; 170. Hukuman maksimal 12 tahun penjara.
    Undang-undang Peternakan dan Kesehatan hewan no. 18 tahun 2009, pasal 66 dan 67.

  6. Perdagangan daging anjing, pasal yang berbeda-beda dikenakan kepada pemasuk, penjual dan pembeli.

    KUHP pasal 241; 302; 362; 363; 406; 335; 170; 480; 481; 204; 205. Hukuman maksimal penjara seumur hidup.
    Undang-undang Peternakan dan Kesehatan hewan no 18 tahun 2009, pasal 66 dan 67. Bab 13, pasal 86 dan 87.

Semua para individu dan komunitas pecinta binatang masih berjuang keras untuk mendesak pemerintah melakukan tindakan yang tegas bagi para pelanggar hukum kekerasan pada anjing atau hewan lain. Tetapi, masih banyak juga okunum pemerintah yang malah mendukung para pelanggar hukum kekerasan terhadap anjing atau hewan lainnya. Cukup miris untuk mendengarnya, tetapi kami para pecinta anjing, baik individeu maupun komunitas tidak akan menyerah dan selalu menyuarakan masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan terhadap anjing.

Hewan sosial dan bersahabat dengan manusia yang mempunyai sifat setia, kasih sayang, teman pelipur lara, memahami bagaimana mereka harus bersikap dan menjaga manusia hingga akhir hayat nya, sering kali masih kerap diperlakukan tidak semestinya oleh manusia. Tingkat kecerdasan nya yang hampir dekat dengan lumba-lumba, membuat anjing dapat dipercaya di segala medan. seperti anjing pekerja yang membantu perkebunan dan persawahan, dan anjing penjaga yang membantu penjagaan airport dari bom dan narkoba, serta anjing penolong yang menyelamatkan manusia yang mengalami bencana, pencarian orang hilang, dll. Disamping itu kegiatan adu anjing, makan daging anjing, sampai dengan puppy mills yang merupakan peternakan anjing dengan skala yang besar dimana keuntungan menjadi prioritas utama diatas kesejahteraan anjing-anjing tersebut, merupakan kegiatan yang menyimpang dan melanggar hukum, itu semua penyimpangan yang sebagian besar dilakukan oleh oknum manusia yang tidak bertanggung jawab atas kesejahteraan dan nyawa seekor anjing, yang terpenting menurut mereka (oknum) adalah uang dan uang untuk kesenangan mereka sendiri.

Beliau juga memberitahu, upaya yang paling efektif untuk menanggulangi kekerasan pada anjing yaitu, para pecinta binatang, individu perorangan maupun komunitas pecinta binatang harus lebih menekan pemerintah untuk menindak tegaskan para pelaku dan melaksanakan ancaman hukuman  yang berdasarkan undang-undang tentang kekerasan terhadap anjing maupun hewan lain. Serta kita para pecinta binatang khususnya anjing, harus lebih berani untuk menegur, dan lebih banyak memberikan edukasi yang berhubungan dengan kekerasan dan kesejahteraan terhadap anjing.

 

Ditulis oleh Chaterina

Mahasiswi London School of Public Relations

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});