Skip to main content

Stres Bisa Bikin Gemuk? Ini Buktinya!

Foto: Dailymail
Foto: Dailymail

WinNetNews.com - Dengan pekerjaan yang menumpuk dan tak kunjung selesai, terkadang yang ada dalam pikiran Anda hanyalah makanan dan makanan. Pelampiasan dari stres Anda, adalah sebuah makanan. Namun terkadang kita tidak mengontrol jumalh makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Itu yang bisa membuat badan menjadi lebar dan bertambah berat. Resiko dari kelebihan berat badan ini tentu saja sangat berbahaya, salah satunya diabetes dan obesitas.

Seperti dikutip dari Cheatsheet , Senin (14/11), berikut ada beberapa tanda bahwa stres bisa membuat berat badan Anda bertambah!

1. Stres memicu mendorong hormon nafsu makan

Ketika Anda dihadapkan dengan situasi stres, tubuh Anda akan memicu respon untuk selalu ingin makan. Ini tyerjadi ketika ledakan adrenalin yang menjadi energi yang tersimpan, lalu diikuti oleh lonjakan kortisol (alias hormon stres), yang menjadi sinyal tubuh Anda untuk mengisi energi. Itulah penyebab Anda menjadi sangat lapar, dan tubuh Anda akan terus memompa kortisol untuk keluar sampai stres yang Anda rasakan telah lega.

2. Stres menyebabkan Anda mendambakan makanan yang enak

Sekarang Anda tahu kortisol menjadi salah satu faktor dalam diet Anda. Menurut WebMD, peningkatan kadar kortisol juga menyebabkan tingkat insulin yang lebih tinggi, menyebabkan gula darah Anda menurun. Ketika ini terjadi, Anda mengingingkan makanan manis, makanan berlemak. Dan kita semua tahu bahwa makanan yang kita makan saat stres adalah kepuasan instan. Jadi sebaiknya berhati - hati memilih makanan saat Anda stres.

3. Stres memperlambat sistem metabolisme Anda

Dalam sebuah penelitian kecil yang dilakukan oleh Ohio State, para peneliti meminta 58 wanita dengan usia rata-rata 53 mengenai tingkat stres mereka dari hari sebelumnya. Para wanita itu kemudian diberi makan 930 kalori (dengan 60 gram lemak) dalam upaya untuk mengukur berapa lama waktu mereka untuk membakarnya habis. Para wanita yang selama ini stres sehari sebelumnya, sangat lambat untuk membakar makanan yang masuk ke dalam tubuh, dan juga memiliki kadar insulin, yang memberikan kontribusi untuk penyimpanan lemak. Health melaporkan, wanita ini membakar 104 kalori lebih sedikit, dan harus diperhitungkan.

4. Stres mengganggu siklus tidur Anda

Kita semua tahu ada konsekuensi ketika Anda tidak mendapatkan cukup tidur, dan kenaikan berat badan adalah salah satunya. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terlalu sedikit tidur cenderung makan secara berlebihan. Menurut Psychology Today, kurang tidur mengganggu berat badan seseorang dalam beberapa cara yang berbeda. Kurangnya tidur dapat mengganggu fungsi dari ghrelin dan leptin, yang merupakan bahan kimia yang mengontrol nafsu makan. Selain itu, Anda lebih mungkin untuk menginginkan asupan karbohidrat ketika Anda lelah atau marah-marah. Selanjutnya, kemauan dan kemampuan untuk menahan godaan mengambil langkah serius ketika Anda sudah kurang tidur.

5. Stres juga bisa melewatkan makan Anda

Apakah Anda pernah memiliki daftar yang harus dilakukan? Nah, makan saat stres pasti bisa berperan dalam diet Anda. Stres juga dapat menghambat keputusan untuk mempertahankan diet yang sehat sepanjang hari. Ketika Anda mengklaim Anda terlalu sibuk untuk makan, itu bisa menjadi bencana untuk Anda, kemudian, menurut Kesehatan Perempuan, tidak memilih makanan bisa memperlambat metabolisme dan menyebabkan makan banyak nanti. Selain itu, kadar gula darah yang rendah bisa membuat Anda kesulitan bagi Anda saat bekerja, bahkan bisa menyebabkan stres yang lebih parah. Jadi, sebaiknya pikirkan makanan yang Anda makan saat stres. Jangan sampai mengganggu kesehatan Anda.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top