Studi: Meski Raih Orgasme, Seks Tak Selalu Berarti Memuaskan
Glamour.com

Studi: Meski Raih Orgasme, Seks Tak Selalu Berarti Memuaskan

Sabtu, 26 Okt 2019 | 17:12 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Selama ini meraih orgasme selalu diidentikkan dengan kepuasan final dalam sesi bercinta. Namun ternyata ada juga jenis orgasme yang buruk, menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Archives of Sexual Behavior. Penelitian yang melibatkan 726 partisipan tersebut mengungkapkan sebuah deskripsi tentang “orgasme yang buruk”. Para peneliti juga menyertakan beberapa alasan di balik orgasme buruk.

Dilansir laman Health, orgasme yang buruk adalah suatu orgasme yang bisa berdampak negatif pada hubungan, seksualitas, dan kesehatan psikologis. Berikut ini beberapa alasan orgasme terasa tidak menyenangkan.

1. Tidak ingin bertengkar

"Salah satu alasan dibalik hubungan seks yang buruk adalah menghindar. Misalnya, Anda tidak ingin bertengkar karena menolak melakukakan hubungan seks, jadi Anda lebih memilih untuk menyetujuinya," tulis peneliti.

Saat berhubungan seks Anda mungkin akan merasa orgasme. Tetapi orgasme yang dirasakan tidak membuat Anda merasa bahagia atau lebih baik karena hubungan seks tidak didasari dengan kemauan dari hati.

 2. Memaksakan diri untuk orgasme

Penelitian menunjukkan bahwa paksaan untuk merasa orgasme dapat menimbulkan stres dan memberikan pengaruh negatif lainnya. Dengan kata lain, paksaan untuk mencapai orgasme tidak akan membuat Anda merasa hubungan seks terasa positif.

"Misalnya, wanita dan pria sering menyatakan bahwa mereka merasa wajib untuk merasa orgasme selama berhubungan seks. Dengan tujuan untuk memastikan bahwa seks terasa adil bagi keduanya," jelas peneliti.

3. Masalah kesehatan

Alasan lain terjadinya orgasme yang buruk adalah masalah kesehatan yang dapat mengganggu kenikmatan seksual. Terkadang, orgasme menjadi kurang menyenangkan karena terasa hanya seperti sebuah fisiologi, yang tidak melibatkan komponen emosional atau spiritual di dalamnya.

4. Tidak melibatkan koneksi dari hati dan hati

Terkadang orgasme terasa buruk karena hubungan seks tidak melibatkan ikatan emosional. Para peserta dalam penelitian mengungkapkan, seks terasa tidak begitu menyenangkan karena ia dan pasangan tidak merasa terhubung secara mental selama berhubungan.

Banyak faktor yang mempengaruhi orgasme menjadi tidak menyenangkan. Artinya, apabila Anda atau pasangan mengalami orgasme, bukan berarti ia benar-benar menikmatinya.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...