Studi Terkait Ivermectin Ditarik dari Jurnal Ilmiah
detikcom

Studi Terkait Ivermectin Ditarik dari Jurnal Ilmiah

Minggu, 18 Jul 2021 | 09:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Ivermectin, obat antiparasit ini lagi-lagi ramai diperbincangkan masyarakat luas. Studi yang menyebut ivermectin efektif dalam membantu pengobatan pasien COVID-19 ditarik dari jurnal ilmiah karena masalah etika.

Dikutip dari The Guardian, studi tentang efektivitas Ivermectin terhadap COVID-19 dengan judul 'Efficacy and Safety of Ivermectin for Treatment and prophylaxis of COVID-19 Pandemic' ditarik dari jurnal Research Square pada Kamis (15/7/2021) kemarin.

Diketahui, studi yang dipimpin oleh Dr Ahmed Elgazzar dari Benha University, Mesir, ini dipublikasi pada November 2020. Studi ini kerap menjadi landasan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan pasien COVID-19 di berbagai negara.

"Research Square telah menarik pracetak ini," tulis Research Square dalam laman resminya.

Studi tersebut menjelaskan pasien COVID-19, yang dirawat di rumah sakit, dapat pulih dengan cepat ketika mendapat terapi Ivermectin. Penggunaan obat ini juga disebut bisa menurunkan tingkat kematian pasien hingga 90 persen.

Namun, studi ini masih banyak dipertanyakan oleh para ahli. Tak sedikit di antara mereka yang menemukan kejanggalan dalam studi tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...