Suara Jesicca di Kopi 'Maut' Mirna

Suara Jesicca di Kopi 'Maut' Mirna

Rabu, 20 Jan 2016 | 17:17 | kontri
WinNetNews.com - Sejak 6 Januari lalu, kematian Mirna belum juga terungkap hingga kini. Penyidik harus putar otak mengungkap kematian perempuan 27 tahun ini.

Es kopi Vietnam yang diseruput perempuan bernama lengkap Wayan Mirna Salihin ini, disebut-sebut mengandung 15 gram sianida, yang diduga menyebabkan pengantin baru ini tewas.

Mirna tidak sendiri saat menyeruput kopi di Olivier Cafe, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, 6 Januari 2016. Ia ditemani 2 rekannya, Jessica Kumala Wongso dan Hanny.

Jessica disebut-sebut teman Mirna yang memesan kopi dan membayar minuman. Dia datang 40 menit lebih awal. Setelah itu Mirna dan Hanny menyusul sekitar pukul 17.25 WIB.

Sejak reka ulang kematian Mirna, Jessica pun menjadi saksi. Namun dia irit bicara kepada penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini.

Jessica juga tidak hadir ke Mapolda Metro Jaya, untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus Mirna pada Selasa pagi. Perempuan 27 tahun itu diduga depresi.

Pemeriksaan kali ini, polisi akan menginterogasi ulang Jessica dengan metode penyidikan yang tak bisa dipublikasikan, terkait kegiatannya selama berada di Olivier Kafe hingga detik-detik meninggalnya Mirna.

 

"Kami dalami untuk kesaksiannya. Kami ulang dan kami lanjutkan ada metode tertentu yang hari ini kami lakukan," jelas kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 19 Januari 2016.

Pekan lalu, sebelum panggilan pemeriksaan, penyidik juga menggeledah rumah Jessica. Polisi menemukan dan menyita beberapa barang yang diduga memiliki korelasi dengan meninggalnya Mirna di kediaman Jessica.

Kini, Jessica 'bersuara' dalam kasus kematian Mirna. Melalui pengacaranya, Yudi Wibowo, dia membeberkan kronologi ngopi 'maut'.

Awalnya, Jessica yang berinisiatif mengajak Mirna ngopi, membalas kebaikan Mirna yang suka mentraktir Jessica selama di Australia.

Lewat jejaring sosial whatsapp, Jessica menanyakan kepada Mirna lokasi pertemuan. Mirna membalas dan menyebutkan Olivier Kafe. Melalui jejaring sosial itu pula Mirna meminta kopi Vietnam.

Sesampainya di kafe, Jessica memesan meja kepada pihak restoran. Ia sempat berjalan-jalan di mal hingga pukul 16.00 atau 17.00 WIB. Setelah waktu janjian mereka segera tiba, Jessica pergi ke toko membeli sabun, lalu turun ke Olivier Cafe.

Selanjutnya, Jessica memesan minuman untuk dirinya, Hanny, dan Mirna ke meja bartender dan langsung membayar tagihan minuman.

"Seperti orang pesen fast food itu, lho. Dibayar, terus disajikan,‬" kata Yudi di Mapolda Metro Jaya, Selasa 19 Januari 2016.

Jessica sempat menunggu 15 sampai 20 menit, hingga akhirnya Mirna dan Hanny tiba. Mirna lalu menyeruput es kopi Vietnam itu dan komplain.

(dilansir dari liputan6)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...