Subsidi Listrik Diprediksi Makin Bengkak

Muchdi
Muchdi

Subsidi Listrik Diprediksi Makin Bengkak

WinNetNews.com - Subsidi listrik pada tahun ini dipastikan bengkak. Dana sebesar Rp 38,39 triliun yang dialokasikan dalam APBN 2016 tidak cukup untuk menutup subsidi tahun ini. Anggaran tersebut hanya cukup kalau pencabutan subsidi untuk 18 juta pelanggan listrik 900 VA dilakukan sejak awal tahun.

Sampai saat ini, pemerintah masih belum memutuskan apakah pencabutan subsidi jadi dilakukan tahun ini atau tidak. Sementara Komisi VII DPR telah meminta agar tarif listrik pelanggan 900 VA tidak naik tahun ini. Tambahan subsidi untuk PLN belum jelas, masih dibahas pemerintah bersama DPR.

Agar pembengkakan subsidi tak semakin parah, Kementerian ESDM meminta PLN terus mendorong efisiensi. Efisiensi yang dilakukan PLN dinilai belum maksimal karena gagal mencapai target yang diharapkan dalam 3 tahun berturut-turut.

"Yang bisa kita lakukan pasti mendorong efisiensi. Dalam 3 tahun terakhir kan efisiensi PLN belum mencapai target. Losses (penyusutan) dikurangi terus," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

 

Penyusutan listrik banyak disebabkan oleh penggunaan mesin-mesin dan peralatan yang sudah tua, serta pencurian listrik. Hal-hal tersebut perlu ditangani oleh PLN supaya Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik lebih murah.

"Dengan perbaikan-perbaikan peralatan dan mesin-mesin di PLN, pengurangan pencurian, losses diharapkan bisa menurunkan BPP," tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengaku tak keberatan bila DPR meminta kenaikan tarif listrik 900 VA tak dilaksanakan tahun ini, asalkan DPR mau menyetujui penambahan anggaran subsidi listrik untuk PLN.

Kalau pencabutan subsidi untuk 18 juta pelanggan 900 VA batal dilakukan tahun ini, perlu tambahan subsidi listrik sampai Rp 57 triliun.

"Kalau tidak (naik tahun ini), subsidi naik lagi seperti awal tahun 2015. Perlu tambahan Rp 57 triliun tadi," kata Sofyan.

Sumber: detikFinance

Apa Reaksi Kamu?