Sudah di Penghujung 2016, Tapi Impian Kamu Punya Rumah Belum Juga Terwujud, Jangan Sedih! ini Solusinya

Contributor-7
Contributor-7

Sudah di Penghujung 2016, Tapi Impian Kamu Punya Rumah Belum Juga Terwujud, Jangan Sedih! ini Solusinya Resolusi 2017, Wujudkan Rumah Impian Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Tahun 2016 sudah memasuki penghujung. Jika dulu resolusi kamu di awal tahun adalah memiliki rumah, ternyata hingga tahun ini berakhir, resolusi belum tercapai. Mau tak mau, resolusi tahun ini dipindah ke tahun berikutnya.

Tentunya tak berarti di awal tahun kudu punya rumah, tapi minimal cobalah wujudkan keinginan kamu di pertengahan atau trimester ke tiga tahun depan. Agar lebih mudah, lakukan langkah berikut, seperti dilansir Rumah.com.

  • Tentukan tujuan dan fokus

Caranya, pajang foto rumah idaman di meja kerja kamu. Kalau perlu jadikan screen saver smartphone kamu, sehingga kamu tidak lupa dengan rencana dan tetap fokus. Setelahnya kamu akan lebih disiplin menabung untuk mengumpulkan DP rumah.

  • Belanja jadi musuh

Sedari awal, tegaskan dalam diri kamu bahwa belanja adalah musuh kamu dan hanya penghalang rencana.Pasalnya, kamu akan sering dibombardir dengan tawaran belanja terutama mendekati akhir tahun yang diskonnya besar-besaran. Alokasikan dana belanja entertainment dan keinginan untuk DP rumah.

  • Ubah destinasi

Dengan alasan mumpung murah atau stres dan ingin melihat indahnya panorama di luar negeri, kamu pun berburu tiket murah untuk liburan.Harus diingat, semurah-murahnya tiket, kamu tetap akan mengeluarkan biaya besar untuk biaya hidup selama liburan.

Jadi daripada usai liburan malah bangkrut, lebih baik ubah destinasi kamu menjadi destinasi yang murah dan dekat tapi pengaruhnya sama. Misalnya, liburan sesaat di kota yang tak jauh dari tempat tinggal.

  • Bikin timeline

Kenali harga rumah yang ingin dibeli dan tentukan lokasinya. Rajin-rajin mengunjungi pameran perumahan, website properti, dan komunitas properti.

Kadang, dari situ justru datang tawaran membeli rumah yang lebih murah tapi masih oke, hanya karena sang penjual akan pindah ke kota lain. Untuk itu, buatlah timeline

  • Siapkan mental kamu

Jangan hanya karena letaknya jauh—maklum secara finansial, kamu memang lebih mampu membeli rumah di pinggir kota—jangan kamu lantas membatalkan keinginan memiliki rumah.

Lihat keuntungan lainnya dari rumah yang kamu beli, misalnya transportasi dan aksesnya mudah, lalu ada perkembangan pembangunan di sekitarnya.

Ingat, kawasan yang sekarang terasa antah-berantah punya peluang berkembang jadi kawasan modern yang maju.

Ingat kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, yang harganya berlipat-lipat sekarang. Kawasan yang dulunya disebut tempat jin buang anak sekarang menjadi salah satu kawasan hunian elit.

Yang perlu kamu ketahui saat hendak mencari rumah di daerah pinggiran kota adalah rencana pembangunan infrastrukturnya; apakah akan ada pembangunan tol atau pintu tol, pusat bisnis, atau mal. Ketiga hal tersebut adalah indikasi positif menilai prospek investasi.

Di luar itu, perhatikan pula aksesnya, baik angkutan umum ataupun jalannya. Rumah yang terletak di dekat jalan raya dan mudah menjangkau sarana transportasi umum punya prospek cerah.

Bila memang nantinya kamu tetap tinggal di rumah orangtua setiap hari kerja dan baru menempati rumah saat akhir pekan, tapi jika nilai investasinya meningkat, kamu tetap akan untung nantinya.

Apa Reaksi Kamu?