Sudah Saatnya Internet Gunakan Serat Optik
ilustrasi

Sudah Saatnya Internet Gunakan Serat Optik

Senin, 27 Feb 2017 | 07:19 | Rusmanto

WinNetNews.com - Ada beberapa teknologi untuk bisa menggunakan layanan internet, mulai dari satelit, microwave, hingga serat optik (broadband). Dari kesemuanya, hanya serat optik yang mampu memberikan kecepatan lebih tinggi ketimbang lainnya.

Direktur Utama Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), Anang Latif, menjelaskan kecepatan internet dari tiga teknologi tersebut. Ia pun mengibaratkan internet itu sebagai jalan tol.

"Kalau diibaratkan jalur jalan tol, satelit itu kira-kira jalan tol dua jalur. Bisa kebut, bisa, tapi ya dua jalur. Ketika informasi banyak mulai terasa sesak jalan tolnya," ujar Anang dalam sosialisasi Palapa Ring Paket Timur di Manokwari, Papua Barat, Jumat (24/2/2017).

Sementara, diungkapkan Anang, internet yang berbasis microwafe itu lebih banyak jalurnya, tapi tidak terlalu berbeda jauh dengan jalur yang menggunakan satelit.

"Kalau microwave diibaratkan itu hanya empat bahkan enam jalur," sebut Anang.

Sedangkan serat optik, jalur internetnya bisa sampai 20-50 jalur sebagaimana pengaturan untuk seberapa cepatnya.

"Tinggal upgrade saja, kalau diibaratkan seperti gerbang tolnya tinggal diperbanyak. Tanpa serat optik, internet kecepatan tinggi itu tidak bisa didapatkan," ucapnya.

"Kalau serat optik tidak akan terasa kecepatannya karena wushhh, wushhh, tahu-tahu pulsa habis saja," kata Anang.

Diinformasikan, proyek Palapa Ring merupakan Penanggung Jawa Proyek Kerjasama (PJPK) oleh Kementerian Kominfo melalui BP3TI. Untuk Palapa Ring Paket Timur pembangunannya dilaksanakan oleh PT Palapa Timur Telematika (PTT) selaku pemenang lelang.

"Tahun 2019, seluruh ibu kota kabupaten di Papua akan mendapatkan layanan akses internet yang sama seperti yang dirasakan masyarakat di Pulau Jawa," kata Anang.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...