Sudah Saatnya Tidak Lagi Meremehkan Manchester United

Daniel
Daniel

Sudah Saatnya Tidak Lagi Meremehkan Manchester United Getty Images/Mike Hewitt

WinNetNews.com - Bagaikan pahlawan yang selalu datang terlambat, Ole Gunnar Solskjaer merupakan sosok penyelamat Manchester United dari keterpurukan di musim ini. Bersama sang legenda klub, Setan Merah tidak lagi dipandang sebelah mata.

Sudah bukan rahasia lagi jika ada yang bermasalah pada United sejak awal musim ini bergulir. Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah kesalahan penerapan taktik dan gaya permainan negatif yang diterapkan oleh Jose Mourinho.

Parahnya adalah Mourinho begitu keras kepala dan tutup kuping dengan segala kritik yang ditujukan kepadanya. Kondisi semakin buruk saat Ed Woodward selaku executive chairman tidak mengabulkan daftar belanja Mou di jendela transfer musim panas.

Desember jadi klimaks keterpurukan Setan Merah. Kekalahan dari Liverpool jadi “bel kematian” karier Mourinho bersama United. Pelatih asal Portugal tersebut akhirnya didepak dari kursi kepelatihan, dan United lalu menunjuk Ole sebagai pengganti.

Penunjukkan Solskjaer juga sebenarnya bukan tanpa pro dan kontra. Tidak sedikit yang juga meragukan kapabilitas pria yang semasa bermain bersama United menggunakan nomor punggung 20 itu.

Namun nyatanya Solskjaer sukses membuktikan bahwa dia adalah orang yang tepat untuk Anthony Martial dan kawan-kawan. Sejak merapat ke Carrington, Solskjaer sukses mengembalikan mood bermain skuad United.

Hal yang paling terlihat mungkin adalah gaya bermain United yang kembali seperti dulu: atraktif dengan sepak bola menyerangnya. Tidak hanya sampai di situ, suasana ruang ganti juga kembali memunculkan aura positifnya.

Dulu ketika Mourinho masih menangani United, eks pelatih Inter Milan tersebut mengalami konflik dengan bintang United Paul Pogba. Pemain asal Prancis tersebut bahkan terasingkan dari skuad utama dan hanya jadi penghangat bangku cadangan.

Semenjak ditangani The Baby Face Assasins – julukan Solskjaer – laju United tidak dapat dihentikan. Enam laga selanjutnya pasca kekalahan melawan Liverpool sukses dimenangkan oleh Marcus Rashford dan kawan-kawan.

Permainan atraktif yang kembali ditampilkan United juga berdampak pada jumlah gol memasukan di Liga Inggris yang kini mencapai 32 gol. Lebih mengesankannya, dari enam laga terakhir di seluruh kompetisi, United hanya kebobolan 3 gol.

Terakhir penampilan sempurna United ditunjukkan pada laga melawan Tottenham Hotspur, Senin 14 Januari 2019. Pada laga itu, United sukses menang tipis 1-0 berkat gol Rashford. Kendati musim masih panjang, yang perlu disadari oleh para klub rival adalah Manchester United kini telah kembali.

Apa Reaksi Kamu?