Sudjiwo Tedjo: Mana Keadilan untuk Anies Baswedan?
Sudjiwo Tedjo [foto: Media Ummat]

Sudjiwo Tedjo: Mana Keadilan untuk Anies Baswedan?

Kamis, 13 Feb 2020 | 17:35 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Seniman asal Indonesia, Sudjiwo Tedjo, baru-baru ini hadir sebagai narasumber dalam diskusi Indonesia Lawyers Club (IILC) di stasiun televisi TV One pada Selasa (11/02) malam.

Dalam diskusi yang dipimpin oleh Karni Ilyas tersebut, hadir juga Mantan Wapres Jusuf Kalla, Mantan Cawapres Sandiaga Uno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menkopolhukan Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Pengasuh Pesantren Daarut Tauhid Bandung KH Abdullah Gymnastiar, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Mantan Menteri Lingkungan Hidup di era Orde Baru Emil Salim, dan Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli.

Dilansir dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Kamis (13/02), awalnya Sudjiwo Tejo berargumen tentang aksi memajukan Indonesia yang harus dimulai dari rasa kepercayaan dengan pemimpin dan keadilan.

“Kita akan bisa bergerak ke depan, saya setuju untuk selalu optimis, tapi kita harus percaya pada pemimpin, dan kedua percaya kepada keadilan,” ungkap Sudjiwo dalam IILC.

Namun, beberapa waktu kemudian, ia menyinggung bahwa dirinya sudah mengalami krisis kepercayaan dengan keadilan yang terjadi di Indonesia.

image0
Sudjiwo Tedjo dalam acara Indonesia Lawyers Club [foto: YouTube.com/Indonesia Lawyers Club]

Sebagai gambaran, Sudjiwo memberi contoh tentang kasus penghinaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hingga detik ini, para penghina Orang Nomor Satu di DKI Jakarta itu belum mendapatkan proses hukum.

“Sekarang bagaimana saya bisa percaya keadilan jika orang yang menghina Beliau (sambil memegang bahu Anies Baswedan) enggak diapa-apain,” lanjutnya.

Seolah ingin membandingkan dengan sosok yang dielu-elukan oleh masyarakat saat ini, Sudjiwo berkelakar, “Yang menghina yang lain... Ini nanti pasti aku diserang,” candanya.

Meski berujar demikian, Sudjiwo mengaku kalau dirinya sedang tidak membela Anies Baswedan. “Disangka aku membela Anies. Tapi aku enggak ada urusan sama Anies. Aku punya nomor telefonnya aja enggak. Dulu sebelum jadi gubernur sempat kontak-kontakan, habis itu enggak mau,” celotehnya.

Seniman lulusan ITB ini mengatakan wajar jika penduduk Indonesia sudah mulai apati dan tidak percaya kepada pemerintah.

“Jadi jangan salahkan orang-orang Natuna yang panik karena Corona,” tambahnya.

“Kenapa panik? Sumbernya bukan regulasi, koordinasi, orang sudah enggak percaya. It is the point,” celetuk Sudjiwo.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...