Suka Menyimpan Sisa Masakan di Dalam Kulkas? Jangan Terlalu Lama

Muchdi
Muchdi

Suka Menyimpan Sisa Masakan di Dalam Kulkas? Jangan Terlalu Lama Foto: Shutterstock/Anna Omelchenko

Winnetnews.com - Usai memasak dalam jumlah banyak, seringkali masakan tersebut tidak langsung habis dan butuh disimpan di dalam kulkas agar tidak cepat busuk. Namun kadang kita juga terlupa dengan masakan yang kita simpan tadi sehingga membiarkannya dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Menyimpan makanan dalam jangka waktu terlalu lama ini bisa menimbulkan risiko masakan tersebut jadi busuk atau tidak layak makan. Seberapa lama sih sebenarnya kamu boleh menyimpan makanan di kulkas?

Dikutip dari situs Merdeka dari laman Self,dikutip Sabtu (6/4), Katherine Zeratsky, R.D., L.D., menyebut bahwa makanan di kulkas dapat bertahan setidaknya hingga tiga atau empat hari. Setelah jangka waktu tersebut, risiko makanan tersebut mengandung racun jadi meningkat.

Jika kamu tidak dapat menghabiskan makanan yang kamu simpan setelah empat hari, sebaiknya segera masukkan makanan tersebut ke freezer. Hal ini dapat menekan penyebaran racun di makanan dan mencegahnya menjadi busuk.

Keracunan makanan disebabkan oleh organisme berbahaya seperti bakteri pada makanan yang telah terkontaminasi. Sayangnya bakteri ini biasanya tidak mengubah rasa, bau, atau tampilan dari makanan sehingga sulit dikenali apakah makanan ini berbahaya dimakan atau tidak.

Untungnya, sebagian besar kasus keracunan makanan ini dapat dicegah dengan penanganan makanan yang tepat. Untuk menjaga keamanan makanan, cepatlah masukkan makanan seperti daging, ikan, susu, dan telur ke dalam kulkas dan jangan biarkan mereka terlalu lama dalam suhu ruangan atau yang lebih panas.

Makanan yang tak perlu dimasak seperti salad atau sandwich juga harus dimakan atau di kulkas secara tepat. Setidaknya buatlah makanan terus dingin dalam suhu yang membuat bakteri sulit berkembang.

Pada masakan yang telah disimpan di kulkas, panaskan mereka dengan menggunakan kompor, oven, atau microwave dengan suhu yang panas dan memastikan bagian dalam juga ikut panas. Jika suhu makanan kurang panas, dikhawatirkan bakteri yang ada di dalamnya bisa berkembang biak.

 

 

Penulis : Muchdi
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

Apa Reaksi Kamu?