Suka Ngukur Tensi Darah? Kapan Sih Waktu yang Pas?

Suka Ngukur Tensi Darah? Kapan Sih Waktu yang Pas?

Jumat, 12 Mei 2017 | 16:34 | kontributor

winnetnews.com - Pengukuran tekanan darah bisa dilakukan kapan saja. Namun sebenarnya, untuk mendapat hasil pengukuran yang akurat, adakah waktu yang dianjurkan untuk mengukur tekanan darah?

Mengukur tensi darah agar mendapatkan bisa dilakukan pagi, siang, sore, maupun malam, namun sebaiknya harus dilakukan setelah istirahat 15 menit, setelah kita melakukan aktivitas yang berat.

Setelah seseorang bangun tidur umumnya tekanan darah akan jadi lebih rendah. Nah, jika pengukuran tekanan darah dilakukan segera setelah melakukan aktivitas berat, hasil pengukuran bisa 10-20 mmHg lebih tinggi dari hasil yang sesungguhnya. Karena saat seseorang melakukan aktivitas yang cukup berat, bisa saja dia mengalami stres. Saat stres denyut nadi akan meningkat, terlebih juga dengan tekanan darah. Bagi kamu yang memiliki riwayat hipertensi, sebainya melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin selama 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Cara melakukan pengukuran tekanan darah yang tepat, yaitu apabila dilakukan dengan cara duduk, letakkan tangan di meja yang tingginya sejajar dada. Kemudian, pakaikan manset tensimeter dua jari di atas siku dengan posisi kabel tensimeter di bagian depan. Pakai manset untuk mengukur tekanan darah jangan terlalu ketat dan jangan terlalu longgar. Dan sebisa mungkin jangan melakukan suara saat dilakukan pengukuran.

Sementara jika pengukuran tekanan darh dilakukan dengan cara berbaring, posisi tangannya juga lurus diletakkan di kasur. Untuk mengukur tekanan darah, bisa dilakukan di tangan kiri dan kanan. Hanya saja, tekanan darah di tangan kanan dan kiri hasilnya bisa berbeda. Namun, dianggap normal jika bedanya 10-20 mmHg. Jika sampai berbeda 50 mmHg itu bisa berbahaya. Perbedaan tekanan darah 10-20 mmHg ini juga bisa terjadi ketika tekanan darah diukur dengan tensimeter digital dan air raksa.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...