Sukmawati Cium Tangan Ma'aruf Amin, Ketua MUI : Dia Tak Ingin Hina Islam
Sumber foto : Istimewa

Sukmawati Cium Tangan Ma'aruf Amin, Ketua MUI : Dia Tak Ingin Hina Islam

Jumat, 6 Apr 2018 | 08:41 | Oky

Winnetnews.com - Sukmawati Soekarnoputri , putri mendiang Presiden pertama RI Soekarno, menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengatakan, kedatangan Sukmawati untuk meminta maaf kepada publik melalui MUI mengenai kontroversi puisi ”Ibu Indonesia”.

"Ibu Sukma menemui kami dan meminta maaf. Dia berharap, permintaan maafnya bisa disampaikan juga kepada khalayak melalui kami. Dia memang tak berniat menghina dan menodai agama melalui puisi itu. Kami memakluminya,” kata Ma’ruf dalam konferensi pers seusai pertemuan.

Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu menuturkan, puisi Sukmawati umumnya merupakan pikiran kalangan seniman yang bebas berekspresi, sehingga bisa jadi tak menghitung akibatnya.

Ma'ruf menuturkan, Sukmawati juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat melalui media pada Rabu (4/4/2018).

"Beliau sesungguhnya tidak ada niatan untuk menghina Islam," sambungnya
Seusai konferensi pers itu, Sukmawati juga tampak mencium tangan Ma’ruf.

Sebelumnya, Sukmawati menyampaikan permohonan maaf untuk mengakhiri polemik mengenai puisi gubahannya yang dianggap sejumlah pihak merupakan merupakan bentuk penistaan agama.

Sukmawati menegaskan, tidak memunyai niat menghina umat Islam melalui puisinya berjudul ”Ibu Indonesia”.

"Mewakili pribadi, tidak ada niatan untuk menghina umat Islam Indonesia dengan Puisi Ibu Indonesia . Saya adalah seorang muslimah yang bersyukur dan bangga akan keislaman saya," tuturnya sembari menangis di Warung Daun, Cikini, Rabu (5/6/2018).

Ia mengatakan, puisi ”Ibu Indonesia” itu dibuat dan dideklamasikan karena sesuai tema acara 29 tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, pada 28 Maret sampai 1 April.

"Puisi Ibu Indonesia yang saya bacakan semata-mata adalah pandangan saya sebagai seniman dan budayawati dan murni merupakan karya sastra Indonesia," tandasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...