Sumpah Aquino Setelah Abu Sayyaf Penggal Sandera

Sumpah Aquino Setelah Abu Sayyaf Penggal Sandera

Kamis, 28 Apr 2016 | 10:28 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Masalah keamanan memang telah menjadi persoalan terbesar di Filipina selatan. Kali ini Presiden Filipina, Benigno Aquino, untuk pertama kalinya mengeluarkan pernyataan terbuka terkait pemenggalan kepala sandera asal Kanada oleh militan Abu Sayyaf.

Padahal fakta Perdamaian 2014 telah diterima Manila dan Abu Sayyaf untuk mengakhiri konflik 45 tahun.

Dilihat dari kasus sebelumnya, Abu Sayyaf telah memenggal sandera berwarga negara Kanada, John Ridsdel (68) dan kepalanya ditemukan di Pulau Jolo, Filipina selatan, Senin (25/4/2016).

Ridsdel adalah seorang mantan eksekutif pertambangan. Ia diculik bersama tiga orang lainnya pada 2015 ketika mereka sedang berlibur di sebuah pulau di Filipina selatan.

Bahkan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengutuk eksekusi itu sebagai "pembunuhan berdarah dingin".

Dengan adanya korban kejahatan dari Grup Abu Sayyaf. Pada Rabu (27/4/2016), Aquino bersumpah untuk mencurahkan seluruh energinya untuk melumpuhkan militan yang berbasis di Filipina selatan itu sebelum ia mengakhiri masa jabatan dalam dua bulan ini.

"Jadi, ASG (Grup Abu Sayyaf), dan siapapun yang membantu mereka, kalian memilih hanya bahasa kekerasan, dan kami akan berbicara kepada kalian juga hanya dengan bahasa itu," kata Aquino dalam sebuah pernyataan, Rabu (27/4/2016).

Tentara Filipina mengatakan, kepala terpenggal telah ditemukan di Jolo, pulau terpencil, Senin (25/4/2016).

Penemuan itu terjadi lima jam setelah berakhirnya batas waktu pembayaran tebusan seperti yang dimintakan Abu Sayyaf terhadap pemerintah Kanada. Polisi mengkonfirmasi kepala itu milik Ridsdel.

Juru bicara militer Filipina Mayor Filemon Tan, Rabu ini, mengatakan, warga menemukan mayat tanpa kepala di sungai kering, dekat hutan tempat kepala Ridsdel ditemukan.

"Kami masih memverifikasi jika mayat itu adalah John Ridsdel," kata Tan kepada wartawan.

Dilansir dari Kompas(dot)c om

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...