Sungai Maron Pacitan, "Green Canyon”nya Indonesia

Sungai Maron Pacitan, "Green Canyon”nya Indonesia

Senin, 25 Apr 2016 | 14:15 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Siapa bilang Pacitan tidak memiliki wisata indah bak surga dunia? Coba kita tengok Sungai Maron Pacitan. Sungai ini berbeda dengan sungai yang pernah kamu temui sebelumnya. Dengan warna air yang masih jernih, serta pepohonan kelapa disepanjang sungai menambah pesona sungai ini.

Kamu bisa menikmati Keindahan Sungai Maron ini dengan menyewa perahu milik warga sekitar dengan harga sewa sekitar 100-150 Ribu setiap Pulang Pergi (PP) dengan kapasitas tampung 5 hingga 6 orang. Harga sudah termasuk Pengemudi sekaligus pemandu.

kamu akan di ajak Menyusuri Sungai Maron ini kurang lebih sepanjang 5 KM dalam durasi perjalanan selama kurang lebih 50 menit. Dengan keindahan alam yang menakjubkan maka tak heran jika waktu 50 menit itu hanya terasa sebentar. Untuk menikmati keindahan Sungai Maron ini di sarankan saat masuk musim kemarau, saat musim kemarau inilah air akan berwana jernih kebiruan dan jika anda berkunjung di musim hujan maka anda akan menemukan aliran sungai yang berwarna kecoklatan akibat luapan air.

Aliran Sungai Maron ini bermuara di Pantai Ngiroboyo. Pantai Ngiroboyo merupakan Salah satu Pantai yang ada di Pacitan yang memiliki keunikan tersendiri yaitu adanya pasir hitam yang mendominasi sebagian besar Pantai. Ketika terpapar sinar matahari, pasir hitam tersebut nampak berkilauan, apalagi setelah tersapu ombak laut. Tidak berlebihan jika pantai ini diibaratkan bagai mutiara hitam, tidak begitu mencolok, tetapi menyimpan pesona yang luar biasa.

Perlu diketahui bahwa kota Pacitan berjarak sekitar 270 km dari kota Surabaya, atau sekitar 100 km dari kota Solo. Jika Anda dari Solo, rute yang dapat ditempuh adalah melalui Jln. Raya Solo – Pacitan, lalu mengambil arah ke Desa Dersono saat melewati pertigaan Desa Ngadirejan (ini sudah berada di dalam wilayah Kec. Pringkuku).

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...