Skip to main content

Supir Angkot Nyambi Jadi Copet Kereta Commuterline Jakarta-Bogor

Supir Angkot Nyambi Jadi Copet Kereta Commuterline Jakarta-Bogor
Supir Angkot Nyambi Jadi Copet Kereta Commuterline Jakarta-Bogor

WinNetNews.com - Saiful (36) berhasil ditangkap massa, setelah sebelumnya berhasil masuk kedalam rumah milik, Endang kurniati (29) di Desa Pabuaran Rt 1/ Rw 5 Bojonggede Bogor. Pelaku yang saat itu beraksi pada pukul 02: 00 dinihari, bersama Kate (36), diketahui pemilik rumah, namun naas, Saiful berhasil ditangkap massa dan menjadi bulan bulanan massa yang beringas. Menghakiminya.

Saiful mengaku kepada petugas hanya nyambi menjadi pencoleng rumah dan Copet di Kereta api commuterline jurusan Jakarta Bogor berasama rekanya. "Pelaku berhasil ditangkap massa dalam kondisi babakbelur, karena aksinya diketahui pemilik rumah dan berteriak, massa pun mengejar keduanya.,"kata Kapolsek Bojonggede kompol I ketut kopi Asditha. Sh.

Setelah berhasil diamankan warga, Kate, rekan Saiful berhasil ditangkap dirumah kontrakanya di wilayah Tajurhalang. Keduanya mengaku kepada petugas sudah Enam kali melakukan aksi pencurian rumah di kawasan Bojonggede dan diangkutan massal kereta api.

"Keduanya Resedivis kasus pencurian dan Copet yang setiap hari diatas kereta api Commuterline. Rekan Saiful berhasil kami tangkap saat tertidur dirumah kontrakanya di Tajurhalang. Keduanya mengaku, gaji hasil narik angkot jurusan Bojonggede Pasar Anyar tidak cukup untuk kebutuhan mereka,""ujar Ketut.

Sementara itu, keduanya mengaku kepada petugas, hasil copet diatas kereta api dan pencurian selama dilakukan keduanya, dijual kepada salah seorang penadah di wilayah Parung."Hasil pencurian, berupa HP, perhiasan mereka jual kepada penadah di Parung, sedangkan uang hasil menjual barang barang, mereka gunakan untuk Foya Foya disebuah tempat hiburan diwilayah Parung,"tandas Kapolsek.

Kini guna penyelidikan kasus tersebut masih dalam pengembagan polsek Bojonggede,"guna ungkap pelaku pelaku pencurian rumah kosong dan copet yang sering beraksi, masih ada dua orang DPO dari rekan pelaku yang kini masih kami selidiki, karena ini komplotan yang sering beraksi di kereta api dan rumahkosong,"jelasnya.

Laporan: Areinta

Kontributor: Winnetnews.com

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top