Supir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api Sancaka
Foto:Istimewa

Supir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api Sancaka

Minggu, 8 Apr 2018 | 16:33 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com- Kecelakaan yang terjadi antara Truk dan kereta api di Ngawi Jawa Timur pada  6/3/2018.

Dikutip dari berbagai sumber yang ada, Kepolisian Resor Ngawi menetapkan Mohammad Sholeh (40 tahun) sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan antara KA Sancaka versus truk trailer di KM 251+8 Kedungbanteng-Walikukun, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Sholeh adalah sopir truk yang terlibat kecelakaan. Warga Bojonegoro itu dinilai melakukan kelalaian sehingga menyebabkan hilangnya nyawa.

 "Tersangka dijerat Pasal 359 KUHP Subsidair Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain," kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu. 

Saat kejadian tersangka mengemudikan truknya dan mengangkut bantalan kereta untuk proyek double track. Lokasi proyek sekira 20 meter dari titik kecelakaan. 

"Seharusnya pekerjaan sudah selesai pada pukul 17.00, tapi tersangka masih mengangkut bantalan kereta. Kejadiannya kan pukul 18.45," kata Pranatal.

KA Sancaka bertabrakan dengan truk proyek bermuatan bantalan kereta di KM 251+8 Kedungbanteng-Walikukun, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Jumat, 6 April 2018, sekira pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian itu, lokomotif kereta terguling. 

Satu orang meninggal dunia, yakni masinis kereta bernama Musthofa,  dan asisten masinis, Hendra, luka berat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...