Skip to main content

Suramnya Ekonomi si Bangkrut Yunani

Suramnya Ekonomi si Bangkrut Yunani
Suramnya Ekonomi si Bangkrut Yunani

Athena -Drama krisis utang di Yunani makin luas dampaknya. Perbankan ditutup, puluhan ribu orang protes turun ke jalan.

Dilansir dari CNN, Senin (6/7/2015), PDB negara para dewa ini turun 25% dalam 6 tahun terakhir, sejak negara ini hidupnya bergantung hanya dari utang.

Bagi banyak orang, meninggalkan negara ini adalah pilihan. Populasi warga Yunani berkurang 3% sejak 2010 lalu.

Mereka yang beruntung masih memiliki pekerjaan, gajinya harus rela dipangkas.

Pemangkasan gaji pekerja di Yunani merupakan yang terbesar di antara negara maju lain, sejak 2008.

Kondisi ekonomi ini, membuat banyaknya perusahaan yang gulung tikar. Hampir 60 perusahaan tutup tiap hari di Yunani sepanjang tahun ini. Pusat-pusat sejarah di Yunani saat ini penuh dengan pasar.

Perdebatan sekarang adalah, Yunani menolak penghematan anggaran, lewat kenaikan usia pensiun, yang selama ini menjadi penyebab borosnya anggaran. Sebab pensiunan seluruhnya ditanggung negara.

Yunani bisa mendapatkan utang baru dari Eropa dan International Monetary Fund (IMF), bila memenuhi syarat penghematan anggaran tersebut. Namun Yunani menolak.

Anggaran pensiun yang dihabiskan oleh Yunani, paling besar di antara negara-negara di Uni Eropa. Meski dalam 5 tahun terakhir, anggaran pensiun telah dipangkas 60%, menjadi rata-rata 830 euro atau Rp 11,6 juta per bulan.

Papagerorgiou tinggal dengan orangtuanya yang sudah pensiun dan menghidupinya dari uang pensiun.

Lewat penolakan syarat utang, saat ini pemerintah Yunani menutup bank demi mencegah adanya penarikan dana besar-besaran.

Penarikan dana juga dibatasi di ATM, hanya 60 euro atau sekitar Rp 800 ribu/hari.

Bank buka hanya untuk melayani para pensiunan mengambil uangnya. Itu pun dibatasi hanya 120 euro atau sekitar Rp 1,6 juta saja penarikannya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top