Survival Family, Film Tentang Bertahan Hidup Tanpa Listrik

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Survival Family, Film Tentang Bertahan Hidup Tanpa Listrik Survival Family (sumber: watching-asia)

Winnetnews.com - Fenomena listrik padam beberapa hari lalu di daerah Jabodetabek, hingga beberapa kawasan di Jawa Barat, membuat teringat pada film asal Jepang yang berjudul Survival Family (2016). Film ini dibuat oleh Shinobu Yaguchi setelah melihat gempa bumi, tsunami serta kebocoran reaktor nuklir di Jepang pada 2011 lalu.

Survival Family, menceritakan kisah keluarga Yoshiyuki Suzuki yang bertahan hidup dalam kondisi listrik yang padam. Mereka hidup tanpa teknologi atau perlatan elektronik lain, seperti ponsel, laptop, komputer, ataupun televisi. Bahkan, transportasi umum seperti mobil, bus, ataupun pesawat pun tidak berfungsi.

Keluarga Suzuki digambarkan oleh Yaguchi sebagai keluarga Jepang yang sibuk dengan urusan masing-masing dalam kehidupan sehari-harinya. Kekurangharmonisan ini digambarkan dengan baik dengan menampilkan perilaku tidak sopan sang anak kepada orang yang lebih tua.

Permasalahan muncul saat Tokyo tiba-tiba saja mengalami pemadaman listrik. Ibu kota Jepang yang dikenal dengan kecanggihan teknologinya ini, jadi ricuh dan berantakan karena pemadam yang berkepanjangan. Semua orang berlomba-lomba mencari pasokan makanan di pedesaan, tidak terkecuali dengan keluarga Yoshiyuki Suzuki dan kedua anaknya.

Tanpa adanya kepastian kapan listrik akan pulih dan uang  semakin tidak ada artinya. Barang-barang mewah pun ketika akan ditukar dengan air, ditolak secara mentah-mentah. Sepeda menjadi satu-satunya transportasi yang bisa digunakan. Berbekal uang, makanan serta minuman seadanya, Suzuki mengajak keluarganya untuk keluar dari kotanya tersebut dan mengandalkan kemampuan bertahan hidup yang sebelumnya tidak dimiliki.

Film dengan genre komedi sci-fi ini, mengajarkan kita kalau banyak hal-hal penting dalam kehidupan yang kerap kali kita abaikan, seiring perkembangan teknologi. Survival Family memiliki durasi 117 menit, cocok untuk ditonton bersama keluarga atau teman di akhir pekan.

Apa Reaksi Kamu?