Suspek Baru pada Gelombang Kedua Covid-19 Hantui China
Ilustrasi pasien positif virus corona. (Foto: TRT World)

Suspek Baru pada Gelombang Kedua Covid-19 Hantui China

Rabu, 29 Jul 2020 | 14:16 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Pandemi virus corona kembali menjadi "primadona" setelah sejumlah negara menunjukkan hasil peningkatan kasus positif. China sebagai sarang wabah yang berawal pada Desember 2019 ini melaporkan lonjakan signifikan.

Menyadur CNBC Indonesia, Rabu (29/7), hingga kini terdapat 101 kasus suspek Covid-19 dalam dua belas pekan terakhir.

Sebanyak 98 kasus berasal dari infeksi lokal di Provinsi Xinjiang. Sebelumnya ibu kota Urumqi sudah ditutup karena penyebaran virus pada pertengahan Juli 2020.

Bukan hanya Xinjiang, kasus juga ditemukan di Provinsi Lioning tepatnya Kota Dalian. Klaster baru ditemukan dari makanan laut impor.

Saat ini kota itu menutup semua rumah makan, museum, gimnastium, dan sejumlah area publik untuk menekan penyebaran Covid-19. Kasus baru juga terjadi di Beijing, bahkan melibatkan satu WNI.

"Tugas pencegahan dan pengendalian masih sulit. Seharusnya tidak ada kelonggaran," kata Wakil Perdana Menteri China, Sun Chunlan sebagaimana dikutip Xinhua, Rabu (29/7).

Total ada 84.060 warga telah terinfeksi virus corona di China. 482 di antaranya dirawat di rumah sakit dan ada 4.634 kematian terkait gelombang kedua virus corona.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...