Susu kedelai menjadi alternatif untuk anak alergi susu sapi.

Susu kedelai menjadi alternatif untuk anak alergi susu sapi.

 Susu masuk ke dalam golongan makanan tambahan, namun memiliki peran yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak. Di dunia ini, ada beberapa anak yang tak bisa mengonsumsi susu lantaran menderita alergi protein susu sapi.

"Prevalensi anak di dunia yang menderita alergi protein susu sapi semakin meningkat, karena berbagai penyebab. Hal ini, terbukti dapat mengganggu optimalisasi tumbuh kembang, dan memberi dampak jangka panjang terhadap tingkat kesehatan anak di usia dewasa," kata Prof. Yvan Vandenplas, pakar Gastroenterologi dan nutrisi anak dari Vrije Universiteit Brussel, Belgia.

Sebuah penelitian cross-sectional di Amerika Serikat menganalisis 6.189 anak usia 2-17 tahun, dan memperlihatkan secara signifikan, bahwa anak-anak yang memiliki sejarah alergi susu sapi memiliki rata-rata tinggi badan, berat badan, dan Indeks Massa Tubuh lebih rendah dibandingkan anak dengan alergi makanan lain.

Penelitian oleh S. Tikkanen, terhadap anak-anak usia di bawah 10 tahun dengan riwayat alergi protein susu sapi menyimpulkan, bahwa asma, alergi rinitis, dan eksim lebih sering terjadi pada anak-anak dengan alergi protein susu dibandingkan pada populasi umum.

Sebagai gantinya, pemberian susu isolat protein kedelai dapat menjadi alternatif yang aman bagi anak penderita alergi protein susu sapi.

"Pengobatan dan pencegahan alergi makanan pada anak dapat dilakukan dengan mengeliminasi makanan alergen dan menggantinya dengan makanan dengan nilai gizi yang sama sehingga tidak terjadi malnutrisi. Susu dengan isolat protein kedelai dapat djadikan pilihan yang aman dalam penanganan anak dengan alergi protein susu sapi, karena dapat ditoleransi dengan baik oleh pencernaan