Taiwan Punya Presiden Wanita Pertama

Taiwan Punya Presiden Wanita Pertama

Senin, 18 Jan 2016 | 18:20 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Tsai Ing Wen dari partai oposisi utama Taiwan, Partai Progresif Demokrat (DPP), akan menjadi presiden pertama setelah partai berkuasa, Kuomintang (KMT), mengaku kalah dalam pemilu Sabtu (16/1).

Kemenangan Tsai juga menandakan para pemilih di Taiwan menafikan hubungan yang sudah menghangat dengan Tiongkok selama di bawah kepemimpinan Kuomintang.

“Saya mohon maaf, kita kalah. KMT kalah dalam pemilu ini. Kita tidak bekerja cukup keras dan gagal meyakinkan para pemilih,” ujar calon presiden dari KMT, Eric Chu, di hadapan para pendukungnya di kantor pusat partai di Taipei.

Penghitungan suara masih berlangsung tapi hasil-hasil sementara yang ditayangkan televisi menunjukkan Tsai sudah meraih kemenangan mutlak. Sementara ia sudah meraih sekitar 60% suara, sedangkan Chu hanya 30%.

 

Dukungan terhadap Tsai melonjak karena para pemilih kian gusar melihat pendekatan-pendekatan terhadap Tiongkok yang dilakukan Presiden KMT Ma Ying Jeou. Ma harus meletakkan jabatan karena sudah menjabat dua periode.

Di tengah stagnasi perekonomian, kebanyakan pemilih di Taiwan frustrasi karena pakta-pakta perdagangan dengan daratan gagal memberikan manfaat bagi rakyat biasa di negara pulau tersebut. Sektor pariwisata memang meningkat, tapi rakyat merasakan upah rendah sedangkan harga rumah sangat mahal.

FTV seperti dilansir AFP sebelumnya melaporkan bahwa Tsai memimpin perolehan suara sementara dengan 58,1%, sedangkan Chu di urutan kedua dengan perolehan suara 32,5%. Kandidat konservatif veteran James Soong dari Partai Pertama Rakyat di urutan ketiga dengan suara 9,4%.

Ma melakukan pendekatan-pendekatan terhadap Tiongkok sejak berkuasa pada 2008. Meski Taiwan berdikari sejak memisahkan diri dari Tiongkok menyusu perang saudara 1949, tapi belum pernah menyatakan kemerdekaan.

Tiongkok masih menganggapnya sebagai bagian dari wilayah kedaulatan dan masih menunggu penyatuan kembali.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...