Taj Mahal Berubah Warna. Kok Bisa?
Sumber:BBC

Taj Mahal Berubah Warna. Kok Bisa?

Rabu, 2 Mei 2018 | 10:08 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Baru-baru ini, Mahkamah Agung India mengkritik pemerintah negara itu yang dianggap mengabaikan perawatan monumen terkenal, Taj Mahal, sehingga warnanya berubah karena polusi.

Warna asli bangunan bersejarah itu "semula kekuningan, tetapi sekarang perlahan-lahan berubah menjadi kehijauan dan kecokelatan," kata salah satu hakim agung India. 

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah MA India mengkritik pemerintah terhadap persoalan polusi yang merusak bangunan yang menjadi ikon India.

Sebelumnya, pada Febuari lalu,  MA India juga memperingatkan pemerintah untuk melakukan "terobosan" untuk menyelamatkan monumen yang sudah dinobatkan Badan Pendidikan dan Pengetahuan PBB (UNESCO) sebagai situs Warisan Dunia.

Tiga tahun lalu, mereka juga memerintahkan kepada pemerintah untuk memindahkan krematorium di dekat Taj Mahal untuk melindungi monumen tersohor itu dari polusi.

Seperti yang kita ketahui, Taj Mahal dibangun Kaisar Shah Jahan pada 1653 sebagai makam untuk istri kesayangannya, Mumtaz Mahal, yang meninggal ketika melahirkan anak ke-14 mereka.

Struktur Taj Mahal dengan kubah marmer putih dan menara yang dihiasi dengan batu mulia serta ukiran dianggap sebagai contoh terbaik dari seni peninggalan Kesultanan Mughal di India.

Taj Mahal terletak di tepi Sungai Yamuna, di kota Agra, di Negara Bagian Uttar Pradesh yang berada di India bagian utara. Pada tahun 1983, Taj Mahal menjadi situs Warisan Dunia UNESCO dan dikunjungi jutaan pengunjung setiap tahunnya.

image0

image1
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...