Tak Ada Lagi Mobil Dinas Untuk Direksi Antam

Rusmanto
Rusmanto

Tak Ada Lagi Mobil Dinas Untuk Direksi Antam

Wingamers.com - Pendapatan perusahaan tambang pelat merah PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus menurun sejak 2012. Akibatnya, beberapa fasilitas untuk direksi Antam pun dihilangkan.

Kontribusi berupa dividen dan pajak Antam kepada negara sejak 2012 terus turun. Pada 2012 sebesar Rp 2,4 triliun, menurun pada 2013 menjadi Rp 1,9 triliun lalu anjlok pada 2014 hanya Rp 575 miliar.

Kondisi ini rupanya membuat emiten berkode ANTM itu terpaksa mengencangkan ikat pinggang. Kesejahteraan direksi termasuk beberapa fasilitas pun dipangkas.

"Mohon maaf, harus jujur kondisi ini membuat kami harus melakukan efisiensi di mana-mana. Mobil direksi sudah kami tarik semua. Vice President sudah tidak pakai kendaraan semua. Semua fasilitas kita tekan," kata Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman, dalam rapat dengan komisi VII di gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Tedy mengusulkan anggota DPR Komisi VII memberi dukungan pada Antam agar bisa kembali mengekspor ore alias bijih tambang. Pendapatan ekspor ore bisa meningkatkan kontribusi terhadap negara mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

"Kami minta dukungan komisi VII agar bisa meningkatkan ekspor ore. Pendapatan dari penjualan ore turun drastis sejak ekspor ore dibatasi, Kita memberi kesempatan ke Filipina dan Australia yang menggencarkan ekspor ore. Ini bisa meningkatkan kontribusi kepada negara sampai lebih dari Rp 1 triliun tetapi harus dilakukan dengan hati-hati," ucapnya.

Akibat larangan ekspor produk tambang mentah ini kontribusi Antam ke pemerintah menjadi semakin kecil. Semester I-2015 ini kontribusinya hanya Rp 111 miliar. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});