Tak Ada yang Menjaga di Rumah, Anak ini Selalu Ikut Ayahnya Bekerja
Foto: World of Buzz

Tak Ada yang Menjaga di Rumah, Anak ini Selalu Ikut Ayahnya Bekerja

Jumat, 29 Mei 2020 | 15:15 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Orang tua tentunya akan melakukan apapun untuk membuat kehidupan anak-anaknya menjadi lebih baik. Akan tetapi, di masa pandemi virus corona ini banyak orang yang terpaksa harus kehilangan pekerjaannya sehingga mereka mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Seorang ayah asal Taiwan baru-baru ini menjadi sorotan warganet setelah foto putranya viral di media sosial. Pria ini diketahui memiliki dua pekerjaan yang harus dilakukannya sehari-hari, demi menghidupi dirinya dan sang anak yang masih berusia tiga tahun.

Dikutip dari World of Buzz, pria bernama Lin ini adalah seorang orang tua tunggal. Dia bekerja sebagai pekerja konstruksi saat siang hingga sore hari. Kemudian, dirinya pun melanjutkan bekerja sebagai pengantar makanan mulai pukul 6 sore hingga jam 10 malam. Bahkan tak jarang Lin masih tetap harus melakukan pekerjaan paruh waktunya tersebut hingga tengah malam.

Menjadi orang tua tunggal tentunya tidak mudah untuk Lin. Ia pun harus membawa putranya setiap kali ia bekerja mengantarkan makanan. Potret anaknya yang tengah duduk di jok belakang motornya ini, kemudian menjadi sorotan warganet.

anak usia 3 tahun ikut ayah bekerja
Foto: World of Buzz

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh media lokal, Lin mengatakan bahwa terkadang ia memang membawa anaknya ketika bekerja karena tidak ada orang di rumahnya yang dapat membantu menjaga putranya tersebut.

Selama perjalanan mengantarkan makanan, anaknya tersebut didudukan oleh Lin di belakang dan kotak makanan terikat di punggungnya. Akan tetapi, putranya sering kali tidur dan membuat dirinya memindahkan anaknya itu ke depan agar lebih aman, serta mudah diawasi.

Meski baru berusia tiga tahun, sang anak kerap kali menawarkan bantuan kepada Lin yang kesulitan membawa minuman. Dia pun juga tak jarang rewel, sehingga harus diberikan sebuah lollipop agar tenang.

Sejak pisah dari istrinya, Lin harus membesarkan putranya seorang diri. Ia menyebutkan bahwa dalam satu bulan dia membutuhkan uang setidaknya 30.000 dolar Taiwan (Rp14 juta).

Walaupun merasa lelah, namun Lin tetap senang setiap kali melihat putranya tersenyum. Dia mengaku bahwa selama putranya dapat tumbuh dengan bahagia, maka usaha yang dilakukannya tidak akan sia-sia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...