Skip to main content

Tak Terlihat Sedih, Jessica Malah Bilang Mayat Mirna Cantik

Tak Terlihat Sedih, Jessica Malah Bilang Mayat Mirna Cantik
Tak Terlihat Sedih, Jessica Malah Bilang Mayat Mirna Cantik

WinNetNews.com - Jessica Kumolo Wongso, tersangka pembunuhan dengan cara meracun Wayan Mirna Salihin, secara perlahan tapi pasti mulai terlihat sifat nyentriknya. Sifat ini pertama kali disadari oleh ayah Mirna, Dermawan Salihin, ketika jenazah anaknya terbujur kaku di RS Abdi Waluyo, Jakarta, selepas kejadian peracunan itu terjadi, 6 Januari 2016.

Dermawan bercerita bahwa saat ia sampai ke rumah sakit, tubuh anaknya sudah kaku. Pertama kali dalam pemikiran Dermawan adalah anaknya tewas karena kecelakaan. Ia sempat memberikan napas buatan tapi tubuh Mirna hanya mengeluarkan suara mirip dengkuran.

Saat itu tiba-tiba Jessica, wanita yang diakui Dermawan baru pertama kali ditemuinya, datang dan mengatakan,"Om, Mirna meninggal ya? Cantik ya Mirna," kata Jessica seperti ditirukan Dermawan dan dipaparkan dalam sebuah talk show di sebuah televisi swasta, Selasa, 2 Februari 2016.

Dermawan mengaku bingung karena baru pertama kali melihat Jessica. Setelah melakukan tanya-jawab dengan Jessica, tiba-tiba wanita itu mengeluarkan suara macam orang terengah-engah. Dermawan mengira Jessica juga terkena racun. Tapi saat ditanya,"Anak saya minum racu, mati. Kamu minum apa?".

"Saya minum (air) mineral, Om, Itu Kata Jessica, saksinya ada sepuluh. Buktikan saja di pengadilan," ujar pria pengusaha itu.

Selepas beberapa jam kematian Mirna, sanak-saudara dan rekan-rekannya mulai berdatangan. Semua menangis mendengar kabar Mirna sudah tiada, tapi tidak demikian dengan Jessica.

"Saat itu di RS sudah penuh temannya Mirna, semua nangis. Hanya dia (Jessica) yang tidak," ujar Dermawan.

Baca: Polisi Masih Sembunyikan Barang Bukti 'Kopi Maut'

Jessica sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta, pada 30 Januari 2016. Ia dianggap menjadi penyebab kematian Mirna dengan menggunakan racun sianida. Racun tersebut dicampurkannya ke dalam kopi ketika bertemu dengan Mirna dan seorang rekan lainnya bernama Hani di Olivier Cafe, Mall Grand of Indonesia, Jakarta Pusat.

Sumber: Feed

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top